Tenaga Honorer Diumumkan

TANGERANG, SN Pemerintah Daerah (Pemda) se-Banten, kecuali Kabupaten Serang dan Kabupaten Lebak, serta Pemerintah Provinsi Banten akan mengumumkan daftar tenaga honorer golongan K1 yang akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara serentak pada Selasa (10/4), besok.
“Pengumuman pengangkatan honorer golongan K1 rencananya akan dilakukan pada 10 April 2012 secara serentak. Begitu pun dengan Kota Tangsel, akan diumumkan. Sebab sesuai hasil rapat di Provinsi hanya Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Pemrov Banten yang tidak diumumkan secara serentak,” kata Ade Agustiawan, Kepala Bagian Perencanaan pada Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BPKP) Kota Tangsel, Minggu (8/4).
Rencananya, pihaknya akan melaporkan hasil rapat di Pemprov Banten dengan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany terlebih dahulu sebelum memastikan pengumuman tersebut. “Hasil yang sudah kami verifikasi dan sudah sesuai dengan jumlah formasi yang dikeluarikan BKN (Badan Kepegawaian Nasional) ini akan kami laporkan ke Walikota sebelum diumumkan,” tandasnya.
Sebagimana diketahui, Kepala Biro Humas dan Protokol BKN Aris Windiyanto sebelumnya menyatakan, data honorer kategori I (K1) yang memenuhi kriteria (MK) akan diserahkan ke masing-masing daerah pada Rabu (4/4). Yang artinya, per 5 April 2012, daerah sudah harus mengumumkannya ke publik lewat media cetak.
“Seluruh data honorer K1 yang memenuhi kriteria telah kita serahkan ke 12 Kanreg (Kantor Regional) BKN. Setelah itu Kanreg akan menyerahkan ke masing-masing daerah di wilayah regionalnya. Jadi tidak ada daerah yang ke pusat, ini juga demi penghematan anggaran,” kata Aris.
Menurutnya, penyerahan data dari Kanreg BKN ke seluruh pemda itu dilakukan serentak agar daerah bisa bersamaan mengumumkannya ke publik. Hanya saja masih ada lima daerah yang datanya masih ditahan BKN pusat karena lagi diselidiki kebenarannya. “Lebih cepat mengumumkan lebih baik agar daerah bisa memproses laporan pengaduannya. Apalagi Pemda diberi tenggat 14 hari untuk melaporkan data yang benar,” ujarnya.
Terkait dengan diharuskannya mengumumkan daftar honorer K1 yang diangkat menjadi CPNS, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang belum dapat memastikannya. Sebab, meskipun pihaknya sudah menerima daftar nominatif yang memenuhi daftar honorer K1 dari BKN, Pemkot masih menunggu arahan provinsi agar pengumumannya bisa serentak.
“Sesuai dengan janji pemerintah pusat bahwa untuk tenaga honorer K1 yg memenuhi kriteria (MK) akan kami umumkan setelah mendapat daftar nominatif dari BKN dan telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi. Dan kami sudah terima daftar yang memenuhi kriteria itu, namun kami ingin ada kesepahaman agar pengumuman itu dilakukan serentak sesuai dengan arahan Provinsi,” kata Arief R Wismansyah, Wakil Walikota Tangerang.
Dia juga menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih terus berkoordonasi dengan Pemprov Banten agar tenaga honorer golongan K2 juga bisa diupayakan agar bisa langsung naik pangkat menjadi CPNS. “Kalau sial honorer golongan K1 sudah pasti kami umumkan. Sekarang, yang kami usahakan bagaimana caranya golongan K2 juga bisa diangkat, ini yang juga sedang kami koordinasikan dengan Provinsi,” tandasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Harry Mulya Zein menjelaskan, hingga saat ini tenaga honorer yang masuk golongan K1 terdapat sebanyak 269 orang. Seluruhnya diusulkan untuk diangkat langsung sebagai CPNS ke BKN dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan). Namun demikian, untuk memastikan pengumuman siapa saja yang memang dinyatakan berhak langsung diangkat, Pemkot Tangerang juga masih menunggu hasil verifikasi dari BKN, Kemenpan yang datanya belum diterima hingga Minggu (8/4), kemarin.
“Sejatinya kami sudah usulkan semua tenaga honorer kami yang masuk golongan K1. Namun untuk memastikan siapa yang diangkat dan diumumkan pengangkatanya di media massa , kami masih menunggu hasil verifikasi BKN dan Kemenpan. Dan hingga hari ini memang belum kami terima. Tapi, yang jelas data itu akan kami umumkan,” jelasnya.

Belum Menjamin
Pengumuman tenaga honorer yang akan dilakukan oleh enam daerah secara serentak besok, belum menjamin seluruh data honorer yang diumumkan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di setiap daerahnya.
Kabid Pendayagunaan Aparatur BKD Pemprov Banten Ganis Diponegoro mengatakan, data tenaga honorer yang harus diumumkan ke media massa itu merupakan daftar nominatif katagori 1. “Jadi, tenaga honorer masuk pada daftar norminatif itu tidak serta merta menjadi CPNS. Mereka harus mengikuti beberapa tahapan seleksi lagi. Karenanya pengumuman belum menjamin bisa lolos menjadi CPNS,” kata Ganis kemarin.
Menurut Ganis, penangkatan tenaga honorer menunggu peraturan pemerintah (PP) diterbitkan, sehingga tenaga honorer yang diumumkan ke publik akan melakukan pemberkasan. “Mungkin saat pemberkasaan tidak memenuhi syarat. Masih ada pertimbangan lain atau tidak otomatis menjadi CPNS,” ujarnya.
Pihaknya meminta kepada tenaga honorer tidak tertipu oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan BKD dan BKN dan meminta sejumlah uang. Sebab proses verifikasi, pengumuman, dan pemberkasan tenaga honorer tidak dipungut biaya. “Jangan sampai tertipu dan jika ada yang ditanyakan, silakan hubungi BKD di masing-masing kabupaten/kota,” pintanya. (pane/eman/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.