Distribusi Soal UN Diperketat

SERANG, SNOL Jelang pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA Sederajat, pekan depan, Dinas Pendidikan Provinsi Banten bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mendistribusikan naskah soal UN dua hari menjelang pelaksanaan. Soal-soal itu akan didrop di delapan titik kantor dinas pendidikan masing-masing kota dan kabupaten di Banten. “Secara teknis pendistribusian soal UN akan dilakukan langsung Pantia UN 2012 tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota pada delapan titik itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Hudaya di Serang, Selasa (10/4).
Jika naskah soal UN itu sudah tiba di delapan titik (kantor dinas), panitia UN tingkat provinsi dan kabupaten/kota langsung mendistribusikan kembali ke tiap sekolah penyelenggara UN. “Pencetakan naskah soal UN tingkat SMA Sederajat ini dipusatkan, tidak lagi menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi. Pada H-2 seluruh naskah soal UN didistribusikan,” ujarnya.
Pendidistribusian soal UN dari Kemendikbud ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi akan dikawal ketat pihak kepolisian dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polda Banten. Kemudian, pendistribusian naskah soal dari Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ke tiap sekolah penyelenggara UN, pantia UN dikawal pihak kepolisian dari Polres dan Polsek yang ada di Banten.
“Itu untuk menghindari adanya kebocoran, dan pihak kepolisian sudah menyatakan kesediannya untuk melakukan pengawalan sampai ke lokasi penyelengaraan UN,” tuturnya.
Jumlah naskah soal UN sesuai dengan jumlah peserta UN tingkat SMA sederajat yaitu sebanyak 108.479 peserta. Namun, mengantisipasi adanya kerusakan naskah soal, panitia sudah menyiapkan cadangan. “Siapa pun orangnya, ketika naskah soal sudah ada di lokasi penyelenggara UN tidak boleh dibuka. Naskah soal UN hanya boleh dibuka pada saat pelakaksanaan UN dimulai. Jadi ruangan tempat penyimpanan naskah soal UN digembok dan dijaga ketat polisi,” jelasnya.
Seperti diketahui, jumlah peserta UN sebanyak 108.479 siswa dengan meliputi SMA sebanyak 44.547 siswa, MA sebanyak 13.791 siswa, dan SMK sebanyak 50.141 siswa. Untuk ruangan sekolah yang digunakan untuk UN sebanyak 6.197 ruangan dengan meliputi SMA sebanyak 2,542 ruangan, MA sebanyak 861 ruangan, dan untuk SMK sebanyak 2.794 ruangan. Sedangkan jumlah pengawas UN sebanyak 12.394 orang dengan meliputi pengawas SMA sebanyak 5.084 orang, SMK sebanyak 5.588 orang, dan MA sebanyak 1.722 orang.
Kemudian untuk jadwal pelaksanaan UN yang sudah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud, peserta UN tingkat SMA sederajat akan mengikuti UN selama empat hari yakni Senin tanggal 16 hingga Kamis tanggal 19 April 2012 dengan mengisi soal dari 14 mata pelajaran sekolah yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Ekonomi, Bahasa Asing, Tafsir, Matematika, Kimia, Sosiologi, Antropologi, Fikih, Biologi, Sastra Indonesia, Hadist.
Jika siswa SMA sederajat tidak bisa mengikuti UN pada jadwal yang sudah ditetapkan, BSNP sudah menjadwalkan UN susulan selama tiga hari yaitu Senin 23-25 April 2012. Materi UN yang diujikan peserta UN susulan tidak jauh berbeda dengan soal UN pertama yang digelar secara serentak di 33 Provinsi.
Hudaya menambahkan, untuk kriteria kelulusan UN tingkat SMA sederajat mengacu pada Peraturan Operasional Standar (POS) dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 59/2011. “Peserta UN dinyatakan lulus apabila nilai akhir yang didapat siswanya rata-rata 5,5 dan nilai akhir tiap mata pelajaran 4,0,” terangnya.
Ketua Pelaksana UN Tahun 2012 Dinas Pendidikan Provinsi Banten Ino S Rawita belum lama ini mengatakan, jumlah peserta UN tingkat SMA paling banyak terdapat di Kabupaten Tangerang yaitu sebanyak 11.393 siswa, disusul Kota Tangerang sebanyak 8.456 siswa. Kabupaten Serang sebanyak 5.835 siswa, Kota Tangsel sebanyak 5.539 siswa, Kabupaten Lebak sebanyak 4,839 siswa, Kabupaten Pandeglang sebanyak 3,460 siswa.Kota Serang sebanyak 2,864 siswa, dan Kota Cilegon sebanyak 2.161 siswa.
Kemudian, untuk peserta UN tingkat SMK yang paling banyak terdapat di Kota Tangerang sebanyak 13.701 siswa, disusul Kabupaten Tangerang sebanyak 11.950 siswa, Kota Tangsel sebanyak 7.511 siswa, Kabupaten Pandeglang sebanyak 4.394 siswa, Kota Serang sebanyak 4.274 siswa, Kabupaten Serang sebanyak 3.255 siswa, Kabupaten Lebak sebanyak 2.890 siswa, dan Kota Cilegon sebanyak 2.166 siswa.
Selanjutnya, peserta UN dari MA paling banyak terdapat di Kabupaten Serang sebanyak 3.106 siswa, Kabupaten Tangerang sebanyak 2.831 siswa, Kabupaten Pandeglang sebanyak 2.669 siswa, Kabupaten Lebak sebanyak 1.607 siswa,Kota Cilegon sebanyak 1.260 siswa, Kota Serang sebanyak 894 siswa, Kota Tangerang sebanyak 806 siswa, dan Kota Tangsel sebanyak 618 siswa.
“Jumlah peserta UN meningkat 10 persen dari peserta UN tahun 2011. Kami berharap pelaksanaan UN berjalan dengan lancar dan seluruh peserta UN bisa mengisi soal UN dengan baik agar tingkat kelulusanya memuaskan,” harapnya. (eman/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.