Miras Masuk Minimarket, MUI Gerah

PAMULANG,SNOL Minuman keras (Miras) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih beredar bebas. Sejumlah minimarket tampak menjual minuman beralkohol secara terang-terangan. Kenyataan tersebut membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) gerah.
Sekretaris MUI Kota Tangsel, Abdul Rozak mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak tegas pelaku usaha yang mengedarkan miras di tokonya. ‚ÄúPeredaran miras dapat mengganggu moral dan akhlak masyarakat. Ini dapat mencoreng motto Kota Tangsel yang Cerdas, Modern dan Religius,” cetusnya (5/8).
Ketua Komisi A DPRD Tangsel Sukarya mengatakan, pengawasan peredaran miras menjadi kewenangan Satpol PP. “Satpol PP harus berperan aktif mengatasi masalah seperti ini,” singkatnya. Minimarket yang masih menjual miras wajib ditindak tegas. “Apalagi kalau tidak ada izinnya harus ditindak tegas,” tukasnya.
Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Tangsel Sukanta, mengatakan dalam waktu dekat pihaknya segera bergerak. “Dalam waktu dekat kita akan operasi miras dan PSK,” pungkas mantan Camat Serpong Utara itu.
Dalam Peraturan Menteri Perdagangan no.43/M-DAG/PER/9/2009 tentang pengadaan dan peredaran minuman beralkohol di restoran, tempat  hiburan maupun kafe. Miras golongan B dan C dengan kadar alkohol diatas lima persen dilarang diperjualbelikan. (bam/bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.