Kantor Balai Desa Disegel Warga

SERANG, SNOL Ratusan warga menyegel balai Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Selasa (12/6). Penyegelan tersebut merupakan bentuk protes atas kebijakan Kepala Desa (Kades) Misnan dalam mengelola lahan garapan milik PT CBU di wilayah setempat.
“Kami kecewa dengan kebijakan yang telah diputuskan Kades, karena tidak pro terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Lahan milik PT CBU tadinya digarap oleh masyarakat, tapi sekarang dialihfungsikan menjadi perkebunan pohon jambon,” kata Gepeng warga Kampung Panembong Curug, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin wartawan selala-sela penyegelan berlangsung.
Gepeng mengungapkan, lahan milik perusahaan itu merupakan areal pesawahan tadah hujan seluas 20 hektare. Pihak perusahaan membolehkan masyarakat menggarap lahan selama perusahaan belum menurunkan alat berat untuk pembangunan.
“Semua itu sesuai dengan perjanjian antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Tapi atas kebijakan kades sekarang ini kami, tidak bisa menggarap lahan lagi. Makanya, kami menyegel balai desa itu,” ujarnya.
Penyelegan balai desa yang dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB, mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian, Satpol PP, dan anggota Koramil Cikande. Warga menyegel pintu balai desa menggunakan bambu dan menutupinya dengan baliho. Secara silih beganti mereka melakukan orasi hingga membubarkan diri dengan tertib.
Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kecamatan Kibin, Safrudin Dahlan mengatakan, aspirasi warga ini akan segera ditindak lanjuti. “Dalam waktu dekata ini, kami akan melakukan musyawarah dengan unsur Muspika beserta aparatur desa dan warga setempat,” kata Safrudin. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.