Warga Pondok Jagung Geger Penemuan Bayi

SERPONG,SNOL Hening pagi di di Gang Ki Sarim RT.015/05, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mendadak pecah. Menyusul ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang tergeletak di samping rumah warga.
Peristiwa penemuan bayi seberat 3,4 kg itu sekitar pukul 05.30 Wib. Aming yang sedang menyapu di sekitar rumahnya tanpa sengaja melihat sebuah bungkusan dan tas di atas bale samping rumahnya. Saat dibuka, Aming terkejut karena benda yang ada di dalam bungkusan itu ternyata sesosok bayi yang dibedong atau dibalut.
“Tubuh bayi laki-laki itu dalam kondisi dibedong,” ucap Rusmana, Ketua RT 015, saat ditemui di Puskesmas Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Jum’at (15/6).
Dalam waktu singkat warga di Gang Ki Sarim, yang bersebelahan dengan WTC Serpong, langsung ramai Selanjutnya sekitar pukul 07.00 Wib bayi mungil itu dibawa ke Puskesmas Pondok Jagung. “Karena tidak ada yang merawat, jadi kami bawa ke Puskesmas ini agar mendapat perawatan yang baik,” ucap Rusmana.
Menurutnya, tidak ada warganya yang melihat orang membuang bayinya di Gang Ki Sarim. Bayi itu juga disinyalir bukan bayi milik warga setempat. “Warga sini tidak ada yang punya bayi. Rata-rata masih pada hamil,” ujarnya.
Ayu Mutiara, perawat Puskesmas Pondok Jagung, menuturkan bayi berjenis kelamin laki-laki seberat 3,4 kg itu dalam kondisi sehat. “Cuma agak kuning, ini biasa kalau masih bayi. Tinggal dipanaskan nanti juga normal lagi,” ucapnya.
Usia bayi itu sekitar tiga minggu. Hal itu ditandai dengan bekas tali pusar yang baru putus. “Bayinya tenang mas. Tadi sempat menangis tapi tidak lama,” ujarnya.
Ibu sang bayi, selain meninggalkan buah hatinya, juga ditinggalkan satu tas yang berisi alat perlengkapan bayi mulai dari susu bubuk, popok, selimut, hingga beberapa lembar baju bayi.
Untuk memudahkan proses pengawasan, bayi mungil itu selanjutnya dibawa polisi Polsek Serpong ke RS Putra Delima BSD. “Biar mudah diawasi karena dekat dengan Polsek Serpong,” ujar Kapolsek Serpong Kompol Nico Andriano, saat mengambil bayi itu dari Puskesmas Pondok Jagung.
Pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut temuan bayi itu. “Kami akan cari tahu, apakah bayi ini dibuang atau diculik. Kami menunggu laporan dari masyarakat, siapa tahu ada keluarganya yang kehilangan bayi,” ucapnya.
KN (34), warga Pondok Jagung, berminat untuk mengadopsi bayi tersebut. Namun karena bayi ini sudah ditangani pihak kepolisian, maka niat KN untuk segera membawa pulang ke rumah, tidak terwujud. “Saya sudah tujuh tahun menikah tidak punya anak, jadi saya bersama suami sangat ingin mengadopsinya,” ucapnya. (irm/bnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.