Pemasangan Spanduk dan Baliho Pilbub Dibatasi

TIGARAKSA, SNol Untuk mencegah maraknya spanduk liar yang dipasang dalam pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Tangerang nanti, Badan Pelayan Perizinan Terpadu (BP2T) Kabupaten Tangerang akan memperketat keluarnya perizinan.
“Kami akan perketat izin untuk pemasangan baliho dan spanduk pasangan calon di Pemilukada nanti,” jelas Sekretaris BP2T Kabupaten Tangerang Ujat sudrajat.
Sama seperti spanduk atau baliho komersial lainnya, spanduk atau baliho Pilbup tetap harus memiliki izin dan tidak boleh ditempelkan di sembarang tempat. “Memasang spanduk atau baliho kan ada aturannya, karena ini menyangkut masalah ketertiban umum dan juga Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.
Selain itu, kata Ujat untuk pemasangan spanduk atau baliho dengan cara dipaku di pepohonan adalah melanggar. “Maka untuk perizinannya, kami hanya akan memberikan di lokasi yang seharusnya, seperti di tempat-tempat pemasangan iklan,” katanya.
Ujat mengatakan hal, tersebut merupakan rekomendasi dari bupati. “Bupati sudah mengancang-ancang itu dari jauh hari, beliau ingin perjalan Pemilukada nanti lebih bersih lagi,” ujarnya.
Jika memang masih ada yang melanggar aturan perizinan tersebut, pihaknya akan menyerahkannya ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang. “Kami hanya memberikan data-data spanduk mana saja yang melanggar aturan,” katanya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Teteng Jumara mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tramtib di setiap kecamatan. “Kalau untuk di wilayah Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang sudah kami tertibkan, dan untuk di masing-masing kecamatan kami serahkan ke Tramtib,” paparnya.
Teteng menjelaskan, spanduk atau baliho liar tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 17/ 2007 tentang Penyelanggaraan Izin Iklan, dan juga Perda nomor 10/ 2010 tentang Pajak Daerah. “Untuk pelanggaranya saja, sudah dikenakan dua perda. Maka dari itu, kami akan serius menertibkan spanduk liar calon bupati dan wakil bupati nanti,” terangnya. (hendra/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.