Belasan Warga Kena Denda

TANGERANG, SNOL Belasan warga Kota Tangerang yang kedapatan melanggar peraturan daerah (Perda) setempat disidang tindak pidana ringan (tipiring), Rabu (18/7). Mereka dikenakan denda  bervariasi nilainya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Irman Pudja Hendra mengatakan, gelar tipiring yang dilakukan di plaza Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang ini dilakukan lebih untuk memberikan efek jera terhadap pelanggar perda.
“Sidang tipiring dilakukan untuk memberikan shock terapi atau efek jera kepada pelanggar agar tidak melakukan kesalahan lagi. Adapun sanksi yang dikenakan sesuai dengan aturan yang berlaku sesuai berat kesalahan yang dilakukan,” katanya.
Menurut Irman, pelanggar perda ini terdiri dari berbagai macam kesalahan di antaranya berjualan di trotoar jalan, tukang becak yang melanggar ketentuan, menjual miras, membuang sampah sembarangan, dan pelanggar-pelangar perda lainnya. “”Aturannya sudah jelas, sehingga kami tinggal menegakkan aturan saja,” ungkapnya.
Irman menambahkan, dalam sidang tipiring ini, Pemerintah Kota Tangerang melalui Satpol PP dan Bagian Hukum telah bekerjasama dengan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang untuk menggelar sidang ini.
“Kami menegakkan peraturan dan mendata orang yang melanggar tersebut, selanjutkan akan disidang oleh majelis hakim dan dijatuhkan denda sesuai kesalahannya dan kemampuan dari si pelanggar,” tandasnya.
Sementara, untuk besarnya denda yang telah dijatuhkan oleh majelis hakim, akan masuk ke kas negara melalui Kejaksaan Negeri Tangerang. “Uangnya akan masuk ke kas negara,” jelasnya.
Mohan, salah satu warga yang kena tindak pidana ringan mengatakan, pihaknya mengakui kesalahannya karena tidak mengindahkan untuk menaati perda yang berlaku di Kota Tangerang.  “Saya juga kaget, aturan di sini ketat sekali. Kalau tahu begini saya tidak akan mengulanginya,” singkat pria yang didenda Rp100 ribu karena telah tertangkap saat menjual miras. (pane/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.