Fokus Kitab Salafiyah

TANGERANG SNOL Selama bulan Ramadhan, Pondok Pesantren Assidiqiyah 2 di Jalan Husen Sastranegara, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, mengadakan pengajian kitab-kitab salafiyah secara menyeluruh di setiap jenjang pendidikan.
“Di bulan suci ini, kami fokuskan kegiatan keseharian santri dengan pengajian kitab-kitab salafiyah disamping kegiatan belajar formal lainnya. Kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para santri untuk mendalami kitab-kitab salafiyah,” kata Imam Murtadho Sayuti, Kepala Bagian Program Pengajian Kitab Salafiyah Pondok Pesantren Assidiqiyah 2, kepada wartawan koran ini, kemarin (24/7).
Selain mengkaji kitab salafiyah, kata Murtadho, pondok juga tetap menggelar kegiatan rutin seperti pendalaman Al-qur’an. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang tidak pernah ditinggalkan para santri selepas dzuhur. “Selepas dzuhur, para santri menyimak ayat-ayat suci Al-qur’an yang dilantunkan langsung oleh KH Ulil Absar Al-Hafidz (pengasuh Pondok Pesantren Assidiqiyah 2),” kata Murtadho.
Menurut Murtadho, pengajian Al-quran juga dilanjutkan selepas sholat tarawih, yakni dengan pembahasan kitab Tafsir Jalalain. Ada juga pembahasan kitab hadist tasawuf. “Kitab yang digunakan adalah kitab usfuriyah dimana pengajian dipimpin langsung KH Nur Muhammad Iskandar SQ selaku pimpinan langsung Asshidiqiyah pusat,” ungkapnya.
Kegiatan yang padat dan melelahkan tersebut ternyata tidak menyurutkan semangat para santri untuk mengikutinya. Muhammad Adi Riwanto, salah satu santri yang duduk di kelas 3 tsanawiyah misalnya mengatakan, “kegiatan ramadhan memang padat setiap tahunnya, tapi saya senang mengikutinya karena pengajian yang diikuti santai dan tidak tegang. Apalagi pada bulan ramadhan ada saat yang dinanti bareng-bareng (santri) yaitu bedug magrib.”
Lain halnya dengan Muhammad Reza. Santri kelas 2 tsanawiyah ini mengaku ramadhan kali ini penuh berkah. “Ramadhan tahun ini penuh berkah, karena banyak kiriman dari orang tua sehingga menambah semangat menghatamkan Al-qur’an,” katanya. (haerudin/fah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.