Ketiduran Saat Masak Menu Sahur, 5 Toko Hangus

TELUKNAGA,SNOL Lima toko di Desa Kampung Melayu Timur Rt.02/ 10 Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang, Rabu (25/7) ludes terbakar. Api diduga berasal dari kompor sebuah warteg yang lupa dimatikan pemiliknya.
Informasi yang dihimpun Satelit News, terbakarnya empat toko berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB. Api diduga berasal dari kompor warteg milik Ny. Among. “Saat itu saya sedang masak untuk sahur, tapi ketiduran. Saat saya terbangun, api sudah besar di dapur dan saya panik. Kemudian saya lari keluar menyelamatkan diri,” kata Ny Among kepada petugas Damkar, di lokasi kejadian, kemarin.
Api terus membesar dan menjalar ke sejumlah toko di sebelahnya yakni toko elektronik, toko servis, counter HP dan gudang beras. Lima toko berukuran sekitar 20×5 ludes terbakar.
“Kami terima berita kebakaran pukul 05.35 Wib. Saat petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi, api sudah besar dan menghanguskan sejumlah toko. Bahkan warga juga takut untuk melakukan pemadaman secara swadaya,” ucap Kusnadi Komandan Pengendalian dan Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Tangerang.
Guna mempercepat proses pemadaman, Kusnadi menerjunkan empat unit mobil pemadam. Satu unit mobil dari pos pemadam Kecamatan Kosambi dan tiga dari pos pemadan di Curug. “Kami juga minta bantuan tiga unit mobil Damkar dari Kota Tangerang. Jadi total semua unit mobil pemadam ada tujuh,” jelasnya.
Menurutnya api cepat membesar karena banyak terdapat bahan materil yang mudah terbakar di empat toko tersebut, seperti kayu, kabel di toko elektronik dan barang-barang yang mudah meleleh. “Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 06.30 wib. Berdasarkan pendataan kami tidak ada korban jiwa. Lokasi kejadian pun sudah diberi garis polisi,” pungkasnya.
Pada Kamis (19/7) lalu, Dua rumah milik warga RT.03/03 Kp Pangodokan Kelurahan Kuta Bumi Kecamatan Pasar Kemis, juga ludes dilalap si jago merah. Kebakaran terjadi diduga akibat ulah seorang bocah yang bermain api di atas kasur di kamarnya. Percikan api jatuh ke kasur dan membesar  hingga membakar seisi rumah.
Warga yang melihat kejadian itupun sontak berdatangan ke lokasi untuk memadamkan api lantaran kahawatir merambat ke rumah-rumah warga yang lain. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Seorang saksi mata, Tanta mengaku sempat terkejut melihat api berkobar di dalam rumah tetangganya itu. Dia pun langsung turut serta memadamkan api. “Melihat api yang terus membesar, saya langsung teriak dan memanggil warga yang lain untuk memadamkan api,” ujarnya.
Pada saat api makin membesar, terlihat pemilik rumah Saraji (40) menyelamatkan dirinya dan anaknya. “Saraji langsung lari keluar rumah menyelamatkan diri bersama anaknya, warga yang lain terus memadamkan api,” katanya. (fajar aditya/hendra/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.