Raih Rp79 T, Banten Puncaki Nilai Investasi Nasional

SERANG,SNOL Banten memuncaki raihan investasi nasional sepanjang kuartal kedua 2012 dari investor lokal. Dari angka Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Banten menerima Rp3,6 triliun, kemudiana diikuti Riau (Rp3,5 triliun), Jawa Timur (Rp3 triliun), DKI Jakarta (Rp2,6 triliun), dan Kalimantan Timur (Rp0,9 triliun).
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat total realisasi investasi Banten hingga saat ini sebesar Rp76,9 triliun. Itu terdiri atas investasi PMDN sebesar Rp20,8 triliun, dan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Rp56,1 triliun.
Pada PMA realisasi investasi terbesar terjadi di Jawa Timur (0,9 miliar dolar AS), disusul Jawa Barat (0,9 miliar dolar AS), Banten (0,8 miliar dolar AS), Papua (0,7 miliar dolar AS), dan Kalimantan Timur (0,6 miliar dolar AS).
Berdasarkan asal negara, lima investor asing terbesar yaitu Singapura (0,8 miliar dolar AS), disusul Amerika Serikat (0,7 miliar dolar AS), Australia (0,6 miliar dolar AS), Jepang (0,5 miliar dolar As), dan Korea Selatan (0,5 miliar dolar AS).
BKPM juga mengungkapkan berdasarkan sebaran lokasi proyek pada triwulan II 2012 yaitu terbesar di Jawa yang mencapai Rp34,7 triliun, atau 45,1 persen dari total realisasi investasi. Selama triwulan II 2012, total penyerapan tenaga kerja di Indonesia dari realisasi investasi mencapai 351.513 orang meningkat 56 persen dibanding periode sama 2011 sebanyak 225.804 orang.
Namun, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Banten Iman Sulaiman mengaku belum mendapat surat resmi dari BKPM terkait dengan realisasi investasi kuartal II 2012. Termasuk, peringkat Banten yang mendukuki urutan pertama dengan nilai investasi terbesar untuk investasi PMDN dan menduduki peringkat ketiga untuk nilai investasi PMA.
“Saya belum mendapatkan informasi resmi dari BKPM. Biasanya nanti dikirim lewat surat. Tapi berdasarkan data BKPMD realisasi investasi  triwulan II 2012 untuk investasi PMDN mencapai Rp911,408 juta  dan PMA mencapai Rp2,82 triliun,” kata Iman kepada wartawan, kemarin (25/7).
Iman menjelaskan, realisasi investasi PMDN tercakup dalam 14 proyek dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 3.389 orang belum termasuk kewenangan kab/kota. Sedangkan investasi PMA mencakup 37 proyek dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 6.819 orang.
Sedangkan total investasi PMDN dan PMA mencapai Rp3,7 triliun yang tercakup dalam 51 proyek dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 10.208 orang. “Tahun 2012 ini  berdasarkan RPJMD ditargetkan mencapai Rp11,5 triliun. Kami terus berupaya meningkatkan nilai investasi yang masuk ke Banten,” ujarnya. (eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.