Pemudik Mulai Padati Merak

MERAK, SNOL H-7 Lebaran yang jatuh pada Minggu (12/8) kemarin, membuat Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai dijejali calon penyeberang. Penumpukan penumpang bahkan sudah terlihat sejak sekitar pukul 08.00. Di dermaga satu, penumpang pejalan kaki terlihat antre untuk dapat masuk ke dalam kapal yang akan membawa mereka ke Lampung.
Berdasarkan data dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, pada H-7 itu jumlah penumpang mencapai 40.307 orang, terdiri dari 6.033 penumpang pejalan kaki dan 34.274 penumpang dalam kendaraan.
Jumlah kendaraan yang menyeberang pun sudah mengalami peningkatan. Namun, kendaraan roda empat masih mendominasi geliat arus mudik kemarin dengan total kendaraan mencapai 6.743 kendaraan roda dua 2.017, bus 452, dan truk 2.977. Total seluruh kendaraan yakni mencapai 8.760.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Danang S Baskoro mengatakan, antrean sudah mulai terasa sejak Sabtu (11/8) malam kemarin. Lonjakan penumpang itu terus meningkat hingga menjelang subuh.
Dia memprediksi lonjakan itu akan terus meningkat hingga H-3 atau pada Kamis (16/8) mendatang. Pada saat itu, lanjutnya, akan didominasi kendaraan roda dua. Tahun ini khusus jumlah penumpang yang menggunakan roda dua diperkirakan naik mencapai 26 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 13.518 kendaraan.
Pada tahun 2011 lalu, jumlah penumpang pejalan kaki sebanyak 111.924 pemudik dan roda empat mencapai 8.885 kendaraan. “Tahun ini secara keseluruhan kita memprediksikan ada kenaikan jumlah penumpang. Kenaikannya mencapai 16 persen,” kata Bambang, kemarin.
Guna melayani para pemudik yang diprediksi kenaikan itu, kata Bambang, PT ASDP telah mempersiapkan sarana dan prasarana bagi para pemudik. Prasarana mulai dari menyiapkan delapan tol gate khusus roda dua, sembilan tiket pejalan kaki, empat tol gatet kendaraan pribadi, satu tol gatet untuk bus, dan satu tol gatet untuk truk.
“Sementara untuk keamanan para pemudik, kami juga telah memasang sebanyak 35 Closed Cirkuit Television (CCTV) di titik strategis pelabuhan, serta menyiapkan seribu petugas pelayanan dan keamanan yang bekerjasama dengan Polda Banten” ujarnya. (man/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.