116 Bus Mudik untuk Buruh Kota Tangerang

TANGERANG,SNOL Sejumlah perusahaan di Kota Tangerang menyediakan sedikitnya 116 angkutan mudik bersama tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu yang hanya mencapai kurang dari 100 angkutan.
Kepala Bidang Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Prapti mengatakan, untuk tahun 2012 jumlah peserta dari perusahaan yang menyediakan angkutan mudik meningkat 20-30 persen dari tahun sebelumnya. “Bila tahun 2011 terdapat 10-12 perusahaan, tahun ini tercatat 18 perusahaan telah mendaftarkan diri mengikuti mudik bersama kepada Disnaker Kota Tangerang. Dari 18 persuahan itu, tercatat sebanyak 116 bus akan ikut dalam kegiatan mudik bersama,” kata Prapti.
Keinginan pihak buruh pabrik untuk mengadakan mudik bersama, lanjut Prapti, lebih dikarenakan kecenderungan mudah dan nyaman. “Perusahaan yang mengikuti kegiatan mudik bersama, didominasi perusahaan di kawasan Jatiuwung, yakni berkisar 8-10 perusahaan. Sedangkan 8 peserta sisanya dibagi perusahaan-perusahaan di kawasan Batuceper dan Ciledug,” jelasnya.
Adapun perusahaan besar dan cukup terkenal di kawasan industri Jatiuwung yang akan mengikuti kegiatan mudik bersama tahunan ini,  antara lain, PT Pan Brothers, PT Mayora Indah, PT Jabatek, PT Panca Prima, PT Jembo Cable, PT RPL, PT Indotech dan PT Lucky Indah Cable.
“Data yang dilaporkan kepada Disnaker Kota Tangerang, tujuan mudik lebih banyak menuju ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, semisal Yogyakarta, Purworejo, Solo, Madiun, Jember dan lainnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengupahan dan Jamsostek Lilly Suheimy mengatakan, mengenai waktu keberangkatan dan kepulangan diserahkan kepada pihak perusahaan. “Karena perusahaan yang memiliki kebijakan atas pegawainya, maka teknisnya kami serahkan kepada mereka. Namun umumnya,  keberangkatan dilaksanakan mulai 15-16 Agustus,” jelasnya.
Adapun dalam akan kelancaran penyelenggaraan mudik bersama ini, Disnaker melakukan monitoring ke seluruh perusahaan yang ada di Kota Tangerang, yang jumlahnya mencapai 2.500 perusahaan. “Montoring dilakukan sejak 30 Juli-8 Agustus, hal ini dilakukan agar penyelenggaraan mudik bersama dapat berjalan lancar,” imbuhnya. (pane/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.