14 Cabor Terancam Tak Dapat Dana

TANGERANG,SNOL Sebanyak 14 pengurus kota (Pengkot) olahraga belum mengajukan dana pembinaan kepada KONI Kota Tangerang. KONI memberi batas waktu hingga September bagi masing-masing Pengkot untuk mengajukan dana pembinaan sebesar 10 hingga 16 juta rupiah per bulan.
“Hingga saat ini sudah ada 22 cabang olahraga yang telah mendapatkan dana pembinaan karena memenuhi syarat. Sementara 14 cabor belum mengajukan dana pembinaan. Beberapa cabor yang sudah mengajukan dana seperti Wushu, bulutangkis dan angkat berat,”ujar H Andi Saptaji, Auditor KONI Kota Tangerang.
Andi menjelaskan, setiap pengajuan dana pembinaan akan diperiksa terlebih dahulu oleh tim verifikasi. Apabila lolos verifikasi baru berhak mendapatkan dana pembinaan yang bisa digunakan untuk membina atlet atau memperbaiki sarana pra sarana. Menurut Andi, tim verifikasi mewajibkan Pengkot melampirkan surat permohonan, SK Kepengurusan, SK Kepelatihan, data base atlet binaan, program kerja pengkot, program latihan dan kepemilikan rekening serta nomor pajak.
“Syarat-syarat itu wajib dipenuhi agar dana pembinaan yang diberikan tepat sasaran. Tertib administrasi seperti itu dibutuhkan karena kami ingin menghindari pengurus cabor fiktif namun tetap mendapatkan dana pembinaan,”ungkap Andi. Selama proses verifikasi, ditemukan sejumlah persoalan mendasar di tubuh pengurus cabang olahraga. Diantaranya cabor tidak memiliki program yang jelas, tidak memiliki data base atlet binaan sampai tidak memiliki SK Kepengurusan.
“Rata-rata SK Pengkot tidak keluar karena konflik kepengurusan. Selain itu, di cabor tertentu terdapat persoalan one man show sehingga menyebabkan kaderisasi kepengurusan mandeg. Nah persoalan-persoalan ini yang diduga membuat beberapa cabor belum mengajukan dana pembinaan meskipun tidak semuanya seperti itu. KONI menunggu hingga akhir September, jika pengkot belum mengajukan dana pembinaan atau gagal memenuhi persyaratan, maka dana dikembalikan ke kas daerah,”bebernya. Ketua KONI Kota Tangerang Dasep Sedyana menambahkan, ketatnya syarat mendapatkan dana pembinaan merupakan cara meraih sukses manajemen, salah satu unsur dari tri sukses yang diusung kepengurusannya. Dia menargetkan, tertib administrasi cabor dapat diselesaikan pada tahun 2012 sehingga KONI bisa fokus mengejar sukses prestasi pada tahun berikutnya.
“Selain membentuk tim verifikasi, kami juga membentuk tim monitoring. KONI perlu mengetahui sejauh mana Pengkot bisa menjalankan program-program mereka,”pungkas Dasep. (gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.