Peluang Balon Independen Berat

TANGERANG, SNOL Tampilnya bakal calon independen dalam Pemilukada tahun ini dinilai tidak akan terlalu mempengaruhi konstelasi politik di Kabupaten Tangerang. Sebab butuh figur dengan tingkat popularitas, elektabilitas, rekam jejak (track record) serta modal finansial yang kuat untuk membantu kemenangannya.
Direktur Local Goverment Studies (LOGOS) Ahmad Jazuli Abdilah menjelaskan, adalah berat bagi pasangan bakal calon perseorangan untuk mampu bersaing Pemilukada Bupati/Wakil Bupati Tangerang 9 Desember mendatang. “Kalau hanya untuk lolos dalam verifikasi administrasi dan faktual saja, mungkinĀ  bisa dilalui. Tapi kalau untuk berpeluang menang saya rasa amat berat,” jelas Jazuli saat dihubungi Satelit News, Selasa (28/8).
Dia menambahkan, hal sebaliknya mungkin saja terjadi jika calon independen yang dimaksud memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi. “Misalnya katakanlah Andre Taulani yang mempunyai popularitas tinggi ikut bertarung dalam bursa Pemilukada di Kabupaten Tangerang, bisa saja peluangnya lebih terbuka. Tapi kalau misalnya calon independen tersebut sekadar mempunyai popularitas dan track record biasa-biasa saja, maka itu akan sangat sulit baginya,”tambahnya. Selain itu, dia mengatakan, nama-nama kandidat independen paling tidak harus masuk dalam tabulasi kandidat Bupati/Wakil Bupati Tangerang.
Namun jika jalur independen dipilih hanya karena pelarian lantaran ketidaksanggupan balon mendapatkan kursi partai, maka itu hanya akan memperberat peluang. “Di sini saya tidak bicara orang perorang, melainkan hanya ingin mengatakan, bahwa peluang kandidat perorangan sekali lagi memang rasanya sangat sulit. Kecuali, seperti saya katakan di atas, calon memang memiliki popularitas tinggi, dan karena memang tidak mau maju sebagai calon lewat jalur partai,”katanya.
Mantan anggota KPUD Kota Tangerang ini bahkan yakin, jika melihat situasi seperti sekarang ini, untuk mendapatkan suara 10 persen suara saja pada hari pencoblosan bagi pasangan independen pun tak akan mampu. “Untuk mempertahankan jumlah suara sesuai dengan jumlah dukungan saat mendaftar saja tidak gampang, karena bisa jadi motivasi mereka saat menyerahkan fotocopy mereka bermacam-macam,”katanya.
Dia menambahkan, agar bisa aman, seharusnya para kandidat ini memiliki tingkat popularitas di 30 persen wilayah Kabupaten Tangerang. “Angka itu angka minimal untuk berjuang di sisa empat bulan kedepan. Itu bukan saja bagi calon independen tapi termasuk juga kandidat dari partai,”pungkasnya.
Seperti diketahui, KPU hanya menerima berkas bakal pasangan calon independen Saiful Hidayat-Een Nuraini saja pada penutupan penyerahan berkas Sabtu (25/8) lalu. Saat menyerahkan dukungan, Saiful Hidayat didampingi oleh pendukungnya dari masing-masing kecamatan. “Kami sudah berhasil mengumpulkan 91.700 foto copy KTP dari para pendukung, melalui tim sukses kami. Kesemuanya itu sudah tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Dan secara administratif, kami sudah memenuhi syarat maju dalam pencalonan Bupati,” kata Saiful kepada wartawan kala itu. (made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.