Kursi Rektor Unis Jadi Rebutan

TANGERANG,SNOL-Kursi jabatan rektor Universitas Islam Syekh Yusuf  (UNIS) Tangerang, jadi rebutan. Sebanyak delapan dari sepuluh orang yang mengambil formulir, telah mengembalikan persyaratan tersebut dan siap maju di bursa pemilihan calon orang nomor satu di kampus itu.
Masa sosilaisasi pemilihan rektor UNIS Tangerang, telah berakhir (24/9) lalu. Juru bicara panitia seleksi pemilihan Rektor Unis, Dasep Sediana mengungkapkan, terdapat delapan dari 10 bakal calon (balon) yang telah mengembalikan formulir pendaftaran. Kedelapan balon tersebut adalah Dr. Kafsul Anwar, M.Si (staf ahli Kemenpora RI), Al-Bahra, M.Kom (Akademisi dari STIMIK Muhammadiyah Banten), Drs. M. Rosul Asmawi, M.Si (dosen UNIS), Drs. Mas Iman Kusnandar, SH., M.Si (dosen Untirta, rektor Unis periode 2008-2012), Dr. Ir. R.A. Harianto (dosen UPN, Jakarta), Prof.Dr.H. Armai Arief, MA (Guru besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), Drs. Aa Bambang. A.S M.Si (dosen Universitas Sahid, Jakarta), Dr. Moch. Ali Nur.  Phd (akademisi Universitas Brawijaya, Malang).

Sedangkan dua bakal calon yang tidak mengembalikan formulir hingga berakhirnya masa pengumpulan formulir adalah Dr.H.M Hari Mulya Zein, yang melalui utusannya menyatakan permohonan maaf atas batalnya partisipasi dirinya dalam pencalonan Rektor UNIS. Calon lainnya adalah Dr Hermawan, dikarenakan adanya tugas dari perusahaan untuk pergi ke luar negeri selama satu bulan lamanya.

“Jumlah pendaftar untuk periode 2012-2016 ini meningkat dari periode sebelumnya. Dengan banyaknya jumlah calon peserta seleksi rektor tahun ini, diharapkan ada persaingan yang dinamis dari para akademisi untuk dapat lebih memajukan UNIS,” ungkap Dasep.

Tahapan berikutnya adalah seleksi berkas para Balon yang hasilnya akan diumumkan pada tanggal (27/9) besok. “Jadi berkas yang masuk kita cek kebenarannya. Kita akan menghubungi pihak Universitas yang mengeluarkan ijazah para Balon, dan akan kita lihat  jenjang kepangkatan yang ada, apakah benar demikian adanya,” terangnya.

Panitia telah menerima formulir serta berkas lengkap dari 5 bakal calon, dan menunggu 3 lagi melengkapinya sebelum masa seleksi berkas dimulai. Kekurangan hanya terkait surat keterangan sehat dari dokter.

Menurutnya, ada lima proses yang harus dilalui para kandidat rektor UNIS setelah dinyatakan lolos pada tahap seleksi berkas. Diantaranya Fit and Proper Test. Tes ini meliputi tes potensi akademik, tes mengenai leadrship, kemampuan analisis, dan kompetensi di bidang akademik. Tes ini akan dilakukan oleh tim Ancesor dari Universitas Indonesia yang berjumlah tujuh orang.

Tahapan kedua, yakni Pemaparan Visi, Misi dan Program dari para calon. Ketiga, Dialog Publik yang akan dihadiri oleh unsur senat mahsiswa, tokoh masyarakat, wakil dari pemerintahan, pihak yayasan serta mahasiswa. Pada tahapan ini hanya diikuti oleh 3 kandidat terpilih dari hasil seleksi tahap-tahap sebelumnya. Kemudian Wawancara Calon rektor, dan terakhir Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan rektor terpilih.
Panitia seleksi akan mengenakan sanksi denda sebesar Rp250 juta bagi kandidat yang mundur ketika telah lolos dalam fit and proper test. (mg-1/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.