Ruas Tol KM 57-59 akan Ditinggikan

TANGERANG,SNOL Banjir yang terjadi di ruas tol Tangerang-Merak di KM 57-59 merupakan ulangan banjir serupa pada tahun lalu. PT Marga Mandasakti tengah mempertimbangkan sejumlah alternatif sebagai solusi agar bencana tersebut tidak terus terulang.
“Banjir ini di luar prediksi. Biasanya yang 5 atau 10 tahun sekali, tapi sekarang melanda setahun sekali. Makanya tahun 2014 kami akan masuk pada tahap pembangunan,” kata Direktur PT Marga Mandasakti Sunarto Sastrowiyoto saat jumpa pers di kantor PT MMS di kawasan Pinangsia, Tangerang, Jumat (11/1).
Ada sejumlah alternatif untuk mencegah terjadi banjir terulang lagi. Salah satunya meninggikan jalan tol di KM 57-59 yang menjadi titik banjir atau membuat tanggul. “Minimal akan ditinggikan sekitar dua meter,” tukasnya.
Meski demikian, menurut Sunarto, untuk menanggulangi banjir ini, butuh perhatian pemerintah pusat maupun daerah guna merevitalisasi Sungai Ciujung yang menjadi penyebab banjir di kawasan itu.
“Sungai Ciujung sudah tidak bisa menampung lagi curah hujan, di hulu maupun di seputar Serang. Selain itu lima anak sungai yang mengalir ke Sungai Ciujung pun semakin deras. Kami harap ada revitalisasi atau perbaikan sungai,” kata Sunarto.
Revitalisasi itu seperti pelebaran sungai, pengangkatan lumpur yang mengendap sehingga menjadikan pendangkalan sungai, dan beberapa perbaikan lainnya.
Sedangkan untuk lokasi ratusan rumah warga yang masih berada di bawah ruas tol, Sunarto memaklumi bila banjir melanda lagi, warga pasti akan mengungsi dan mendirikan tenda pengungsian di pinggiran ruas tol. “Nanti kita pikirkan, akan dibangun lahan di bibir tol, sehingga warga tidak perlu lagi mengungsi di pinggir tol. Ini untuk keselamatan mereka,” ungkap Sunarto.(pramita/mg3/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.