Biadab, Siswi SMP Diperkosa 7 Pelajar

SERANG, SNOL Sungguh biadab tujuh pelajar SMP di Serang ini. Mereka tega memperkosa teman sekolahnya sendiri, Y (15) di sebuah warung depan sekolah mereka di kawasan Tunjungteja, Kabupaten Tangerang.

Empat pelaku berhasil ditangkap unit reskrim Polsek Petir dan Unit PPA Polres Serang, Jumat (1/3), sedangkan sisanya masih dalam pengejaran.

Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Fredya Triharbakti mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap keempat pelaku. “Masih diperiksa, saya belum dapat informasi, siapa saja pelakunya dan kejadiannya bagaimana,” kata Fredya di Polres.

Ditanya mengenai pihak kepolisian yang tidak segera menindaklanjuti laporan itu sehingga ada informasi keempat pelajar itu akan dihakimi warga, Fredya membantahnya.
Kata Fredya, pihaknya menerima laporan kasus itu sekitar empat hari lalu, dan langsung ditindaklanjuti. “Kita tindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan korban dan saksi-saksi. Kasus seperti ini kan tidak mudah. Baru hari ini (kemarin) kita mengamankan pelakunya,” ujarnya.

Ditemui di rumahnya, Y menceritakan kejadian pemerkosaan tersebut bermula ketika dirinya dijemput oleh E, teman sekolahnya di depan rumah sekitar pukul 19.30 WIB.

“Saya di-SMS diajak ketemuan sama salah satu pelaku. Ya, saya menolak karena sudah malem, tapi dia tetap memaksa dan menjemput pakai motor di depan rumah sekitar jam 20.30 WIB. Saya kemudian diajak ke warung depan sekolah (Petir),” kata Y ke-pada wertawan.
Setibanya di gubuk milik warga yang digunakan untuk berjualan siang hari itu, ternyata sudah ada dua orang lain yang menunggu. Tak lama kemudian, empat lainnya datang ke gubuk tersebut dan mengobrol.

“Saya minta diantar pulang, tapi katanya masih sore. Lalu dua orang duduk di samping saya, dan memegangi saya. Saya melawan, tapi saya tidak kuat melawan,” ungkapnya.

Dalam keadaan Y tidak berdaya, ketujuh teman satu sekolahnya melampiaskan nafsu bejatnya secara bergantian. Y mengaku masih ingat saat tiga pelaku memperkosanya, setelah itu dia sudah tidak ingat lagi. Dalam keadaan tidak sadar, malam itu korban diantarkan ke rumah teman wanitanya berinisial Is.

Y tidak melaporkan kejadian ini kepada orangtuanya, namun kabar kejadian pemerkosaan ini beredar di masyarakat sehingga orangtua korban menanyakan kepada anaknya. Setelah mengaku, orangtua korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. (bagas/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.