Ke Banten, Harry Tanoe Didemo

SERANG, SNOL-Sejumlah mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang tergabung dalam sosialis demokratik mahasiswa (Sosdem), Minggu (17/3) menggelar unjuk rasa di depan kampus tersebut.Pengunjuk rasa menolak kedatangan politikus sekaligus pengusaha Harry Tanoe (HT) CEO MNC Grup ini ke kampus mereka. Pengunjuk rasa menanggap, HT sebagai politisi kutu loncat, yang tidak konsisten terhadapn penderian politiknya, sehingga hanya mempermainkan politik demi kepentingan kelompok dan peribadinya.

Kordinator lapangan (Korlap) Aksi, Roy Paskal, mengatakan, pihaknya menolak kedatangan HT ke kampus Untirta, karena dikhawatirkan akan mempolitisasi kampus. ”Kampus adalah tempat untuk mengembangkan segala hal tentang pendidikan, bukan untuk memenuhi nafsu politik,” kata Roy di sela-sela aksi berlansung. Dikatakan Roy, ada indikasi kuat HT akan maju sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2014 mendatang. Sehingga, kedatangan HT, diyakini membawa misi untuk memuluskan rencana tersebut.

“HT (Harry Tanoe) adalah politisi kutu loncat, karena sudah beberapa kali masuk dan keluar partai politik, salah satunya keluar dari Partai NasDem,” ujarnya.

Menurut Roy, kampus Untirta harus steril dari nilai-nilai pragmatis, yang akan melunturkan nilai idealis.”Saya sebagai bagian dari Untirta menolak politisasi kampus.

Dengan dalih memberikan mata kuliah umum tentangg ekonomi, HT datang kesini (Untirta) atas undangan BEM. Padahal ia ingin mempolitisasi kampus,” tandasnya.

Diketahui, sebelum ke Untirta, HT mendatangi kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Bangsa dalam rangka memberikan kuliah umum tentang kewirausahaan. Ketua BEM Untirta Subhan, Widiansyah mengatakan unjuk rasa mahasiswa itu merupakan bagian dinamika peradaban kampus, sehingga ia bersama pengurus BEM lain tidak mempersoalkan.”Lagipula, BEM mengundang HT dalam kapasitasnya sebagai pengusaha besar, motivator, dan ahli ekonomi. Bukan sebagai politisi,” kata Widiansyah.

Meski mendapatkan penolakan, lanjut Widiansyah, HT tetap memberikan kuliah umum kepada mahasiswa.”Beliau berbicara soal kebangkitan ekonomi bangsa karena beliau juga kami nilai sebagai ahli ekonomi. Kuliah umum berlangsung sejak pukul 11.30 hingga pukul 13.00 WIB,” ujarnya. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.