Bawaslu Gandeng Kelompok Kritis

SERANG, SNOL Mengantisipasi kecurangan dalam tahapan Pemilu Legislatif dan Presiden 2014, Bawaslu Provinsi Banten akan menggandeng kelompok-kelompok kritis.

Kelompok-kelompok kritis yang dimaksud adalah yang konsen menyikapi proses demokrasi, terutama dalam tahapan verifikasi calon legislatif.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Pramono U Tantowy pada acara coffee morning bersama sejumlah jurnalis lokal maupun nasional di Sekretariat Bawaslu setempat di Kota Serang, Selasa (19/3).

”Kewenangan KPU dalam melakukan verifikasi terhadap calon legislatif sangat bersipat administratif dan prosedeural. Jadi Bawaslu harus secara teknis melakukan pengawasan, agar itu bisa disampaikan ke publik,” kata Pramono.

Mantan Asistensi Bawaslu pusat ini menegaskan, kerjasama dengan kelompok masyarakat sangat penting, selain tidak dibatasi oleh ruang masyarakat juga bisa lebih slektif dalam memberikan penilaian terhadap caleg yang mendaftarkan diri pada pileg tahun ini.

“Dalam aspek kualitatif partai politik pasti sudah melakukan seleksi, tetapi pada aspek moralitas yang sulit diukur, sehingga peranan masyarakat lah yang sangat menetukan untuk mengusung akuntabilitas para caleg tersebut,” tegasnya.

Anggota Bawaslu Bidang Pengawasan Eka Satialaksamana menambahkan, dalam pengawasan yang melibatkan kelompok masyarakat memang tidak diatur dalam mekanisme undnag-undang.

”Sifatnya hanya masukan terhadap penyelenggara pemilu, terutama kepada KPU dalam verifikasi calon legislatif yang akan dimulai pada 9 april mendatang,” kata Eka.(bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.