Prita Tagih Surat Putusan Bebas

TANGERANG, SN Masih ingat perseteruan Prita Mulya Sari versus RS Omni Internasional yang menjadi perbincangan publik empat tahun silam?

Ternyata, kini putusan bebas pada sidang Peninjauan Kembali (PK) belum juga diterima warga Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel yang terjerat kasus pencemaran nama baik itu. Padahal, putusan PK sudah dari tujuh bulan atau September 2012 lalu.

Bersama tim kuasa hukumnya, Prita mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Tangerang untuk mencari tahu apakah surat putusan bebas Peninjauan Kembali (PK) dari Mahkamah Agung (MA) sudah diterima atau belum.

“Kami membaca putusan PK oleh Mahkamah Agung di salah satu media online, kalau MA mengabulkan permohonan, Prita bebas. Namun tujuh bulan berlalu, surat putusan tersebut tak kunjung kami terima,” ujar Slamet Jiwono, kuasa hukum Prita, saat ditemui Satelit News di PN Tangerang (4/3).

Slamet mengaku, pihaknya sama sekali tidak bisa melihat hasil putusan bebasnya Prita. Padahal, pihaknya sudah mencoba menghubungi MA, dan mengakses website MA untuk mencari tahu hasil putusan PK Prita.

Di dalam website maupun secara langsung bertemu pihak MA, Slamet tidak mendapat jawaban atau menerima surat putusan MA tersebut. “Masa kami mengandalkan print out media online, kan itu tidak kuat di mata hukum,” ujar Slamet.

Sayangya, saat mendatangi PN Tangerang, Prita Mulyasari harus kecele. Harapan surat bebas PK-nya ternyata belum sampai di PN Tangerang. “Lagi-lagi kesabaran saya harus diuji. Seharusnya dua bulan sudah diterima surat putusan tersebut. Ini sudah tujuh bulan, ada apa ini?,” kata Prita.

Prita berharap surat putusan bebas oleh MA bisa di-terimanya dengan cepat. Agar tidak perlu ada lagi yang ditakutinya. “Saya hanya ingin tenang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala PN Tangerang, Ridwan Ramlie mengaku, surat putusan bebas Prita di PK dari MA belum sampai di tangannya. “Memang sidang PK-nya di-laksanakan disini pada akhir tahun lalu, hasilnya semua diserahkan ke MA. Namun untuk surat putusan hingga hari ini belum kami terima,” ujar Ridwan.(pramita/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.