Masih Pelajar, Tersangka Pengeroyokan Ikuti UN di Penjara

SERANG, SNOL-Dua dari enam tersangka pengeroyokan terhadap Nusraman (17) hingga tewas, yakni yakni S alias As (17) dan JS (17) terpaksa harus mengikuti Ujian nasional (UN) di ruang tahanan Polres Serang pada 15-18 April nanti.Kabag Ops Polres Serang, Kompol Yudhis Wibisana mengaku siap memfasilitasi kedua tersangka yang berstatus sebagai pelajar kelas 3 SMA di Kabupaten Lebak mengikuti UN tersebut. ”Kita sudah koordinasi dengan pihak sekolah, agar kedua tersangka tetap bisa mengikuti UN meski dalam status tahanan. Dan ini sudah diseyujui oleh Kapolres,” kata Kompol Yudhis, kemarin.

Selain memfasilitasi tempat UN, pihaknya juga akan melakukan pengawasan bersama tim pengawas dari panitia UN dari Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. “Untuk teknisnya mungkin itu ada di panitia UN atau pihak sekolah,” ujarnya.

Menurut Yudhis, berkas As dan JS sudah dinyatakan lengkap. Sehingga segera dilimpahkan ke Kejari Serang untuk diproses ke penuntutan.”Sudah lengkap dan akan segera dilimpahkan ke Kejari Serang. Mudah-mudahan tidak ada kekurangan,” ujarnya.

Kaur Reskrim Polres Serang, Iptu Rensa Aktadivia menambahkan, untuk empat tersangka lain, yakni TH (21), DNH (19), DR (22), dan GR (19), berkas perkaranya hingga kini masih dilengkapi. ”Dua berkas untuk empat tersangka bakal dilimpahkan pada pekan depan,” kata Iptu Resna.

Pihaknya tengah fokus pada perkara kasus tersebut agar segera disidangkan. ”Ya, kami memang sedang sibuk, fokus ke kasus Pamarayan,” imbuhnya, seraya menambahkan ke-enam tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Sabtu (24/3) malam, dua kelompok pemuda terlibat aksi bentrokan di Desa Kampung Baru Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang. Akibatnya, Nursaman tewas dengan kondisi luka tusuk pada bagian dada kanannya, sedangkan tiga orang lain mengalami luka berat dan ringan. Enam orang pelaku langsung ditangkap Satreskrim Polres Serang dan sudah ditetapkan jadi tersangka. Insiden berdarah ini dipicu karena saling ejek. (bagas/eman/sn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.