Bang Buyung Merasa Terpanggil Bela Anas

JAKARTA,SNOL Pengacara senior Adnan Buyung Nasution memaparkan alasannya bersedia menjadi kuasa hukum tersangka kasus korupsi proyek Hambalang, Anas Urbaningrum.

“Pertama-tama, sebagai seorang lawyer profesional saya tidak punya alasan untuk menolak orang yang minta bantuan hukum. Bantuan untuk mencari keadilan di negara ini,” katanya dalam konfrensi pers yang digelar di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, (17/4).

Apalagi, aku mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini, selama ini dirinya lebih banyak membela orang yang teraniaya.
“Track record saya lebih condong pada orang yang tertindas dan teraniaya. Anas saya lihat dihukum oleh opini publik. Karenanya saya merasa terpanggil untuk membelanya,” sambungnya.

Bang Buyung sapaannya, juga menyatakan bahwa langkah yang diambilnya ini adalah untuk membela keadilan. “Seperti yang dikatakan Anas tadi, ini tidak hanya untuk membela dia, tapi ada visi untuk menegakkan keadilan,” demikian Bang Buyung.

Sebelumnya, Anas memaparkan dirinya memilih Adnan Buyung karena dirinya menilai Adnan adalah orang yang tepat untuk mengawal prosesi hukumnya di kemudian hari.

“Mungkin saya sempat menyerempet kepada urusan-urusan non-hukum, sekarang waktunya saya anggap tepat. Dan bang Buyung saya anggap pas untuk memimpin untuk mewujudkan kebenaran” ujarnya.

Anas memaparkan, fokusnya adalah menemukan pengacara  yang bisa membantu dirinya untuk menemukan keadilan. “Ini ikhtiar untuk menemukan dan mencari keadilan. Bukan untuk membela Anas. Membela itu isu minor, isu mayornya adalah menegakan keadilkan” sambungnya, sambil berharap agar proses hukumnya berjalan dengan adil dan transparan.

“Saya menganggap bang Buyung yang tepat. Kenapa sekarang, karena menurut saya tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat,” ungkapnya.

Anas juga menyatakan bahwa dirinya sudah mengenal Adnan cukup lama, sehingga keputusannya menunjuk Adnan Buyung sebagai ketua tim kuasa hukumnya adalah pilihan tepat.

“Saya berharap yang diikhtiarkan oleh para lawyer nanti fokus pada keadilan. Bang Buyung bukan orang baru buat Anas dan kemudian sebaliknya, karena saya dulu pernah sama bang Buyung dalam tim 11 awal reformasi,” demikian Anas.(ysa/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.