Banten Klaim UN SMP Lancar

SERANG, SNOL—Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten mengklaim bahwa pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP tidak akan sekacau pelaksanaan UN SMA beberapa waktu lalu. Dindik mengklaim hampir semua naskah UN untuk tingkat SMP telah didistribusikan ke kabupaten/kota dari percetakan di Ciwai, Bogor, Jawa Barat.

Kepala Dindik Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina, saat dihubungi melalui telpon genggamnya, Minggu (21/4) mengatakan, naskah UN SMP sudah didistribusikan ke kabupaten/kota sejak Sabtu (20/4) secara bertahap. “Untuk naskah UN SMP pada hari pertama dan kedua telah didistribusikan ke kabupaten/kota pada Sabtu kemarin. Bahkan hari ini (kemarin, red) naskah untuk ujian hari ketiga dan keempat sudah dipastikan sampai di rayon,” ujarnya.

Hudaya menambahkan, pendistribusian naskah UN dilakukan secara bertahap untuk menghindari keterlambatan pengiriman naskah. “Kami jamin UN tingkat SMP akan lebih baik dari UN SMA,” katanya.

Distribusi naskah UN, kata Hudaya, dilakukan dengan menggunakan pola skala prioritas, dimana kabupaten/kota yang terjauh didahulukan. “Ini dilakukan agar semua naskah dapat terdistribusikan dengan baik, tidak seperti naskah UN SMA dimana pengirimannya sangat mepet dengan hari H, sehingga banyak persoalan saat pelaksanaan UN,” ungkapnya.

Sekretaris UN 2013 Provinsi Banten, Rudi Darmawan mengatakan, jumlah peserta UN tingkat SMP sebanyak 167.445 siswa, terdiri dari siswa SMP 121. 808, dan MTs berjumlah 45.637 siswa.

UN SMP Tangerang

Di Kabupaten Tangerang, secara umum persiapan pelaksanaan UN bagi SMP relatif lancar. Namun distribusi soal mengalami kendala lantaran satu gugus kekurangan soal, yakni gugus Tigaraksa. “Tapi itu bisa ditutup dari kelebihan naskah dari Gugus Curug yang justru kelebihan naskah UN,” ungkap Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Selamet kemarin.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang menjamin pelaksanaan UN tingkat SMP akan berjalan lancar. Seluruh soal sudah didistribusikan kemasing-masing rayon di Kota Tangerang. “Soal datang pada Minggu tengah malam atau sekitar jam setengah 1, kemudian hingga subuh langung kami distribusikan ke 8 rayon di Kota Tangerang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Tabrani, Minggu (21/4).

Hingga Minggu (21/4) siang, Tabrani mengatakan soal sudah didistribusikan dari rayon ke seluruh sekolah tingkat SMP di Kota Tangerang. Dengan pengawalan yang ketat kepolisian, soal langsung dimasukan kedalam satu ruangan yang langsung terkunci rapat dan tetap dijaga kepolisian.

Di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Panitia UN setempat menyiapkan 1.974 pengawas silang. Para pengawas itu akan mengawasi 987 ruang kelas di 186 sekolah di Kota Tangsel. “Selain menyiapkan 1.974 pengawas silang yang terdiri dari guru-guru pengajar di sekolah tingkat SMP dan MTs, Dindik juga menyiapkan pengawas independen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah,” kata Kepala Dindik Kota Tangsel, Mathodah, Minggu (21/4).

Ditanya soal kesiapan UN yang sudah dilaksanakan Dindik Kota Tangsel, Mathodah menegaskan, sampai Minggu (21/4) kemarin, 987 ruang kelas dan 186 sekolah sudah siap digunakan untuk UN. Sedangkan untuk soal, sudah diterimanya dan sudah didistribusikan ke masing-masing rayon.

Dindikbud Kabupaten Serang juga menyatakan hal yang sama. Mereka mengklaim pendistribusian naskah soal UN tingkat SMP aman untuk dua hari pertama pelaksanaan UN. Minggu (21/4) kemarin, naskah soal dua mata pelajaran untuk dua hari yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris telah diterima Dindikbud dan akan didistribusikan secara bertahap ke 10 sub rayon di Kabupaten Serang.

Kepala Seksi Distribusi Naskah UN Dindikbud Kabupaten Serang, Elis Yulaeti mengatakan, secara keseluruhan naskah soal UN yang diterima sudah sesuai dengan jumlah siswa yang akan melaksanakan UN berjumlah 27.409 siswa yang terbagi dalam 595 ruang ujian. “Dua naskah UN telah didistribusikan. Sedangkan untuk naskah soal selanjutnya (Matematika dan IPA-red) kemungkinan tiba hari Senin (22/4),” ungkap Elis.

Sementara persiapan pelaksanaan UN tingkat SMP di wilayah Lebak Selatan terlihat belum maksimal. Informasi yang didapat, Minggu (21/4) menyebutkan, hingga Minggu (21/4) sore, naskah soal UN untuk hari ini belum dikirim dari Rangkasbitung ke sub rayon pengelola UN di Lebak Selatan.

Kepala SMP Negeri 1 Wanasalam, Mulyadi, saat ditanya melalui telepon selulernya mengaku, hingga Minggu sore kemarin pihaknya masih menunggu dan mencari tahu terkait pengiriman berkas soal dari Rangkasbitung ke Rayon UN di Lebak Selatan. “Sampai sekarang (kemarin, red) saya belum mendapatkan informasi tentang keberadaan berkas soal UN. Tapi yang saya tahu berkas soal UN itu sudah ada di Kabupaten,” ujarnya.

Di Pandeglang, soal UN tingkat SMP belum datang seluruhnya. Sampai Minggu (21/4), baru dua mata pelajaran yang sudah datang, yaitu naskah soal untuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pandeglang, Nurhasan mengatakan, naskah soal itu tiba di Pandeglang Sabtu (20/4) pagi, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. “Jika dilihat dari dus yang sudah ada, rasanya untuk ujian hari pertama besok (hari ini,red) cukup, tapi kita lihat saja nanti. Memang yang baru datang itu naskah soal Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris saja, yang lainnya Matematika dan IPA belum datang,” kata NurhasanMinggu (21/4). (aditya/pramita/mardiana/k-9/irm/rus/dwa/igo/deddy/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.