427 Calhaj Asal Banten Batal Berangkat

SERANG,SNOL Sebanyak 427 calon jemaah haji (Calhaj) asal Provinsi Banten tahun ini batal berangkat ke tanah suci Mekah. Pasalnya, hingga batas terakhir mereka belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

Ratusan calhaj tersebut terdiri dari Kabupaten Serang 33 orang, Kabupaten Pandeglang 16 orang, Kabupaten Lebak 20 orang, Kabupaten Tangerang 75 orang, Kota Tangerang 107 orang. Kota Cilegon 21 orang, Kota Serang 45 orang, dan Kota Tangsel 110 orang.

Kasi Pendaftaran dan Dokumentasi Calon Haji pada Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Chuzaemi Abdin mengatakan, kuota calhaj asal Banten pada tahun ini sebanyak 8.541 orang.

“Itu tidak termasuk calhaj yang sudah melunasi pembayaran ONH. Batas akhir pelunasan ONH tadi  (kemarin,red) dan yang sudah melunasi ONH dari jumlah itu hanya 8 ribu lebih,” kata Chuzaemi di Serang, Rabu (12/6).

Jumlah kuota 8.541 Calhaj meliputi Kabupaten Serang 9.320 orang, Pandeglang 623 orang, Lebak 523 orang, dan Tangerang 1.699 orang, Kota Serang 665 orang, Cilegon 642, Tangsel 1.474 orang, dan Kota Tangerang 663 orang.

Terkait imbas pengurangan kuota Calhaj oleh pemerintah Arab Saudi, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten menyatakan belum bisa memastikan angkanya untuk calhaj asal Banten.

”Kami belum tahu berapa jumlah pengurangan kuota calhaj. Mungkin setelah dilakukan sosialisasi pada besok (hari ini,red) di Kemenag di Jakarta, kami baru mengetahui,” kata Idin.

Sebelumnya, Menteri Agama Suryadhama Ali menyatakan terdapat 6 alasan mengapa pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota jamaah haji dari Indonesia pada tahun 2013 ini.

Berdasarkan surat dari Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi pada hari Kamis 6 Juni 2013 disampaikan, pertama keterlambatan penyelesaian rehabilitasi Masjidil Haram dan demi menjamin keselamatan Jamaah haji, maka Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengurangi kuota haji tahun 2013 di seluruh dunia sebesar 20 %.

Kedua keterlambatan rehabilitasi Masjidil Haram berakibat pada berkurangnya kapasitas daya tampung tempat tawaf yang semula dapat menampung jamaah sebanyak 48.000 dalam satu jam, hingga hanya dapat menampung sebanyak 22.000 jamaah dalam satu jam.

Ketiga pemerintah Arab Saudi melakukan pengurangan kuota jamaah haji Indonesia 2013 sebesar 20 % atau sejumlah 42.200 orang. Dengan demikian kuota Jamaah Haji Indonesia pada tahun 2013 akan menjadi 168.800 jamaah dari semula 211.000 jamaah.

Keempat, Kemanag RI atas nama Pemerintah Republik Indonesia akan segera melakukan pembahasan langsung dan upaya diplomasi dengan Pihak Pemerintah Kerajaan Saudi.

Kelima, Kemanag mengimbau kepada calhaj yang telah melunasi dan mendapatkan porsi haji tahun 2013 berjumlah 180.000 jamaah, untuk bersabar menunggu kebijakan Kemanag setelah pembahasan dengan pihak Pemerintah Arab Saudi.

Keenam kepada calhaj yang kemungkinan akan terkena dampak dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait pengurangan kuota ini, Kemenag akan menjamin kepastian mendapatkan alokasi kuota keberangkatannya pada tahun 2014, dan kepada mereka tidak akan dikenakan biaya tambahan BPIH apabila terjadi selisih lebih pada tahun 2014. (arif/bnn/jpnn/eman/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.