Ahok Akui PRJ Monas Tak Bisa Saingi PRJ Kemayoran

JAKARTA,SNOL– WAKIL Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, menilai Dinas Perindustrian dan Energi tidak mampu menyelenggarakan Pesta Rakyat Jakarta (PRJ) Monas, atau Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD). Untuk itu, orang nomor dua di Ibukota itu memastikan tak lagi menunjuk dinas yang dipimpin Andi Baso itu untuk menjadi penyelenggara PRJ Monas pada tahun depan. Menurutnya, Pemprov DKI merasa kewalahan jika pengelolaan PRJ Monas dilakukan di bawah Dinas Perindustrian dan Energi.
“Kami evaluasi, nggak bisa lagi di bawah SKPD yang energi,” ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, Senin (17/6).
Ahok juga mengakui, PRJ Monas gagal menyaingi Jakarta Fair Kemayoran. Sebab  banyak hal yang menjadi kekurangan PPKD 2013 sehingga tidak mampu menandingi pelaksanaan Jakarta Fair yang saat ini masih terus berlangsung hingga tanggal 7 Juli 2013. “PRJ Monas belum bisa saingi PRJ Kemayoran,” katanya.
Menanggapi pernyataan Ahok ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Andi Baso justru merasa senang. Menurutnya, acara PPKD tersebut memecah fokusnya dalam bekerja. Menurutnya, evaluasi adalah langkah baik dan perlu untuk perbaikan kedepan. “PPKD ini malah jadi beban tambahan. Kegiatan dengan skala besar seharusnya dipersiapkan tidak setengah-setengah,” kata Andi.
Menurut dia, Pemprov seharusnya membentuk badan atau lembaga untuk menangani PPKD secara khusus. Sehingga acara akan terselenggara lebih maksimal. “Kami tugasnya hanya membina, tapi pamerannya harus terpisah,” ucapnya.
Andi mengatakan, PPKD ini telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Namun selama 2 tahun sebelumnya PPKD diadakan di dalam ruangan. “Acara sebelumnya menggunakan anggaran cukup besar karena harus menyewa gedung,” kata Andi.
Menurut Andi, anggaran PPKD selama dua tahun berturut-turut sebesar Rp 1,5 miliar rupiah. Sedangkan untuk tahun ini hanya sebesar Rp 950 juta. (wok/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.