“Nyanyian” Kurir Sabu Seret Suami Calkades

TIGARAKSA,SNOL Satnarkoba Polres Kota Tangerang terus mendalami peredaran narkoba jaringan Ahyadi (29) warga Desa Budimulya Kecamatan Cikupa.
Tersangka yang ditangkap pada Sabtu (8/6) lalu merupakan kurir narkoba dengan barang bukti 1 gram sabu. “Nyanyian” tersangka rupanya menyeret SD, suami dari calon Kades Budimulya.
“Keterangan Ahyadi menyebut SD sebagai salahsatu pelanggannya. Untuk itu SD kami panggil sebagai rangkaian dalam penyidikan yang kami lakukan,” ungkap AKP Wempy, Wakasat Narkoba Polresta Tangerang kepada Satelit News, Kamis (27/6).
Tak hanya SD, Ahyadi juga mengungkapkan adanya keterlibatan sejumlah perangkat Desa Budimulya, masing-masing berinisial LM, BI, TY dan KL.
Penanganan kasus tersebut dilakukan secara estafet. Hal itu untuk mengungkap semua pihak yang terlibat. Pemeriksaan pertama dilakukan kepada SD yang juga warga Kampung Pahlahlor, Desa Budimulya.
“Sementara ini, yang kami panggil untuk dimintai keterangan adalah SD. Pengakuan SD akan dijadikan acuan untuk melanjutkan menyidikan kasus tersebut,” kata Wempy.
Keterangan yang disampaikan SD sepekan lalu sebagai saksi, menguak informasi penting. Kepada petugas, SD mengaku bisa mengkonsumsi narkoba jenis sabu tiga sampai empat kali.
“Terakhir kali SD membeli Sabu kepada Ahyadi seharga Rp1 juta yang kemudian digunakan bersama-sama. Nah, saat akan dites urine SD menolak dan tidak bersedia, karena berbagai alasan,” terangnya.
Oleh sebab itulah, pihak kepolisian melayangkan surat panggilan kepada SD. Namun saat akan dimintai keterangan secara resmi melalui panggilan pertama dan kedua, SD tidak datang. Dalam pemeriksaan sebagai saksi SD sudah mengakui perbuatannya, ia sendiri merupakan seorang pecandu narkotika jenis sabu.
“Pengakuan SD semua tertuang dalam BAP penyidikan kami dan akan kami jemput paksa,” pungkasnya. (aditya/ jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.