Kursi TK di MPR Diserahkan ke Opa Darto

F-Sidarto-DOK JPNNJAKARTA,SNOL PDIP telah menetapkan Ketua DPP PDIP Sihdarto Danusubroto sebagai pengganti Taufiq Kiemas untuk mengisi jabatan Ketua MPR. Fraksi PDIP di MPR sudah menyampaikan surat kepada pimpinan Fraksi MPR terkait penggantian itu.

“Hari ini kami datang ke Sekretariat MPR mengantarkan surat pimpinan fraksi MPR kepada pimpinan MPR mengenai pemberitahuan penetapan nama pengganti ketua MPR,” ujar Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan di MPR, Ahmad Basarah di ruang pimpinan MPR, Jakarta, Kamis (4/7).
Surat yang dibuat tanggal 4 Juli 2013 itu kata Basarah, berisi penetapan Sidharto yang merupakan anggota fraksi PDI Perjuangan sebagai ketua MPR. Dia akan meneruskan masa jabatan sebagai ketua MPR yang ditinggalkan Taufiq.
“Bukan menggantikan Taufiq sebab menurut pimpinan MPR, fraksi dan partai kami, Taufiq merupakan figur yang tidak dapat digantikan. Mandat untuk Sidarto meneruskan masa jabatan ketua MPR sampai dengan periode 2014 berakhir,” ujar Basarah.
Saat memperkenalkan Sidarto, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu sempat berkelakar sedikit. Sidharto kata dia, biasa dipanggil opa oleh para kader lainnya. “Opa Darto kita biasa panggil opa karena usianya 78 tahun. Cuma casingnya enggak kelihatan 78 tahun masih 60 tahun,” ujarnya.
Wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Saifuddin menilai Sidarto Danusubroto merupakan sosok yang tepat sebagai pengganti TK menjadi Ketua MPR. Menurutnya, Sidharto adalah politikus yang punya pemahaman utuh terhadap empat pilar yang diperjuangkan mendiang suami Megawati Soekarnoputri.
“Dia figur yang berintegritas, matang, senior dari sisi usia dan punya pemahaman yang baik dengan empat pilar,” ujar Lukman.
Lebih lanjut Wakil Ketua Umum PPP itu berharap Sidarto mampu meneruskan kepemimpinan TK yang menjunjung tinggi kebersamaan dan pengayoman.
Sedangkan Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari mengatakan, Sidharto merupakan seorang tokoh senior. “Bahkan dia lebih senior dari almarhum Taufiq,” ucap Hajriyanto.
Ketua DPP Partai Golkar itu menerangkan, Sidarto mempunyai pengalaman politik yang sangat panjang dan kaya. Mantan ajudan Bung Karno itu juga memiliki pengalaman di Polri. “Saya rasa figur yang cukup memadai,” ucapnya.
Sebelumnya, Sidarto mengatakan dirinya akan berusaha mengawal dan menjaga empat pilar kebangsaan yang dioptimalkan Taufiq. “Empat pilar yang merupakan warisan dari founding father yang lalu dioptimalkan kembali oleh Taufiq Kiemas harus kita teruskan,” ujarnya.(gil/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.