Minta Bantuan TNI, Tanda Polri Panik

JAKARTA,SNOL Polri melibatkan dan meminta bantuan TNI dalam mencari 250 dinamit yang hilang. Koordinator Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai langkah Polri tersebut sebagai fenomena baru dalam hubungan Polri-TNI.
Selama ini keterlibatan TNI dalam tugas-tugas Polri menjaga keamanan hanya sebagai back up.
“Dari permintaan itu ada beberapa hal yang bisa dicermati. Permintaan dan pelibatan TNI bisa dibaca bahwa sesungguhnya Polri sudah panik karena hingga saat ini 250 dinamit itu belum ditemukan. Sementara, presiden berkali-berkali mengingatkan agar Polri benar-benar serius menjaga keamanan menjelang pemilu dan pilpres,” kata Neta kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, Selasa (9/7).
Bacaan lainnya, lanjut Neta, sepertinya Polri sudah mencium bahwa 250 dinamit itu dicuri kelompok radikal atau teroris, sehingga merasa perlu melibatkan TNI agar dinamit itu tidak disalahgunakan. Tapi, pelibatan TNI menjadi pertanyaan, bukankah selama ini Polri cukup piawai bekerja sendiri tanpa melibatkan TNI dalam menangkap dan menyergap para teroris, lalu kenapa dalam memburu 250 dinamit yang hilang Polri merasa perlu melibatkan TNI.
Neta mengatakan dalam mengatasi ancaman dan gangguan keamanan Polri memang diperbolehkan meminta bantuan TNI. Namun dalam kasus dinamit yang hilang, pelibatan TNI oleh Polri menjadi sebuah fenomena yang menarik.
“IPW sendiri berharap dinamit bisa segara ditemukan agar tidak disalahgunakan pihak-pihak tidak bertanggungjawab, seperti teroris,” demikian Neta.(dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.