Tak Laksanakan KKG, Indonesia Dipermalukan Dunia

JAKARTA,SNOL Pemerintah akan dipermalukan dunia internasional jika tidak konsisten melaksanakan Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG).
Hal itu ditegaskan anggota Komnas Perempuan, Nini Rahayu, dalam diskusi RUU KKG di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/7). Menurut dia, UU KKG merupakan payung hukum dari semua aturan perundang-undangan  yang berkaitan dengan persoalan gender.
“Tentunya dunia internasional menyorotinya. Perlu diketahui ada 282 kebijakan pemerintah daerah yang tidak pro perempuan dan 8 Perda sudah diklarifikasi oleh Kemendagri karena diskriminatif terhadap perempuan yang berekspresi,” katanya.
Untuk itu, jika RUU itu sudah disahkan menjadi UU, pemerintah harus mematuhinya sebagai konstitusi tanpa diskriminasi gender.
Sedangkan mengenai kuota sebesar 30 persen perempuan dalam pemilu, Nini menjelaskan bahwa kuota itu bisa diartikan jumlah maupun kualitas. Dia menyontohkan kalau perempuan itu doktor dan tinggal di kota, maka tak perlu lagi didorong untuk terlibat dalam politik.
“Sebaliknya, kalau mereka itu berpotensi dan cerdas, tapi tinggal di daerah pedalaman dan sulit mendapatkan akses politik, maka mereka ini harus didorong,” demikian Nini.(ald/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.