KPK Fokus ke PT Alstom, Bukan ke Kawan-kawan Emir Moeis

JAKARTA,SNOL  KPK belum akan mencari tahu anggota DPR RI lain yang terlibat diluar politikus PDI Perjuangan Izedrik Emir Moeis dalam perkara dugaan korupsi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Tarahan, Lampung.
Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto melalui pesan singkatnya (Jumat, 12/7) menerangkan jika pihaknya masih terus fokus guna mempertajam penyidikan kasus yang menjerat Ketua Komisi XI DPR tersebut.
“Ini kaitannya dengan¬† Alstom. Jadi KPK fokus di kasus tersebut,” kata pria yang biasa disapa BW ini.
Saat ini KPK masih mencari tahu siapa penyuap Emir Moeis. Jika nantinya kedapatan bahwa yang menyuap Emir adalah pihak asing alias bukan Warga Negara Indonesia (WNI) maka KPK tidak dapat menjeratnya. Tapi, seperti yang sudah-sudah si penyuap itu akan diproses oleh negara tempat dimana dia berdomisili.
“Anda ikuti beberapa kasus yang tersangkanya di luar. Mereka sudah kena dengan hukum di negaranya,” demikian bekas Ketua YLBHI ini.
Dalam kasus ini, Emir diduga menerima hadiah atau janji dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR periode 1999-2004 dan atau periode 2004-2009 dari PT Alstom Indonesia (AI). Emir Moies disangka melanggar pasal 5 ayat 2, pasal 12 huruf a atau b, pasal 11 atau pasal 12B Undang-Undang (UU) No 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Penyidikan proyek PLTU Tarahan ini merupakan pengembangan kasus korupsi pengadaan outsourcing roll out customer information service rencana induk sistem informasi (CISRISI) di PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya). Kasus pengadaan CISRISI tersebut telah menyeret mantan Direktur Utama PLN Eddie Widiono yang telah divonis lima tahun penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. (rsn/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.