Koalisi Kebebasan Berserikat Pastikan Gugat UU Ormas ke MK

JAKARTA,SNOL Koalisi Kebebasan Berserikat menilai dasar pemerintah dan DPR sepakat melahirkan UU Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) tahun 2013 adalah ketakutan terhadap ormas yang kritis.
Koalisi ingatkan bahwa tidak ada alasan untuk melahirkan UU yang menggantikan  UU 8/1985 Tentang Organisasi Kemasyarakatan buatan Orde Baru. Karena, soal kekerasan, anarkisme, terorisme, makar, atau separatisme sudah diatur dalam KUHP dan UU terorisme sendiri.
“Ada kekhawatiran dan ketakutan berlebihan terhadap ormas kritis,” kata tokoh koalisi, Romo Benny Susetyo, dalam diskusi bertema “UU Ormas, Pembangkangan Sipil” di Gedung MPR RI Jakarta, Senin (15/7).
Tak itu saja, dia pun curiga  UU Ormas yang baru disahkan itu dibuat untuk  kepentingan Pemilu 2014. Menghadapi pesta demokrasi itu, cukup mudah membentuk ormas semacam sepeda ontel, lalu mendaftar ke Kemendagri, dan kemudian bisa mendapat anggaran Rp 40 juta.
Juga, mengenai pengaturan tranparansi dana termasuk dana dari asing. Aturan ini, menurut Romo, sebagai antisipasi terhadap ormas yang kritis seperti ICW atau Walhi. Mereka yang menerima bantuan dana asing dengan mudah “dibunuh”.
“Bahkan media yang kritis tak bisa bebas lagi jika tak mampu melaporkan dana secara transparan. Untuk itu kami bersama NU, Muhammadiyah, KWI, PGI, dan lainnya tetap menolak UU Ormas ini dan akan menggugat ke MK (Mahkamah Konstitusi). Semoga MK tetap independen,” ujar Romo.
Sementara pengamat politik, Fachry Ali,  yang juga menjadi pembicara diskusi, mengaku bingung apa alasan dibentuknya UU Ormas. UU itu tak mempunyai pijakan kebangsaan yang jelas, antara untuk kepentingan rakyat, kapitalis, atau penguasa sendiri.
“Saya bingung dengan UU ini, terlebih mengabaikan NU, Muhammadiyah, PGI, KWI dan lainnya. Apakah ini sebagai kegamangan demokrasi? Kalau khawatir dengan FPI, HTI, dan gerakan Abu Bakar Baasyir, maka UU ini tak tepat. Jangankan negara, Romo Benny juga takut dengan FPI,” tuturnya sambil tertawa.(ald/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.