Pemberhentian WH Tinggal Menghitung Hari

SERANG, SNOL Mendagri Gamawan Fauzi berjanji akan segera memproses dan menandantangani Surat Keputusan (SK) pemberhentian Walikota Tangerang, Wahidin Halim (WH).
Sekaligus mengeluarkan SK pengangkatan Pelaksana tugas (Plt) Walikota Tangerang, Arif R Wismansyah, dalam waktu dekat ini.
Penjelasan tersebut disampaikan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Provinsi Banten yang menyerahkan sekaligus berkonsultasi soal berkas pengunduran WH sebagai Walikota Tangerang.
Mereka diterima oleh Kepala Bagian (Kabag) Fasilitas Administrasi kepala daerah dan DPRD Direktorat Jendral Otonomi Daerah (Otda), Sri Nani.
Pejabat dari Pemkot Tangerang yang datang ke Kemendagri diantaranya, Asisten Daerah (Asda) I, Ahmad Lutfi, Kabag Pemerintahan, Sahrul dan Kasubag Pemerintahan Umum, Heru. Dari Pemprov Banten Kasubag Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD, Aria Santana.
Kepala Bidang (Kabid) Otda pada Biro Pemerintahan Provinsi Banten, Hedy Utomo membenarkan pihaknya, telah menyerahkan berkas pengunduran Walikota Tangerang, Wahidin Halim ke Mendagri.
Demikian pula Kasubag Fasilitas Adminsitrasi Kepala Daerah dan DPRD pada Biro Pemerintahan, Aria Santana membenarkan berkas pengunduran Walikota Tangerang telah diterima oleh pihak Kemendagri, melalui Kabag Fasilitas Administrasi Kepala Daerah dan DPRD Direktorat Jenderal Otda, Sri Nani.
“Penjelasan dari Kemendagri (Sri Nani,red), berkas pengunduran WH akan selesai paling lambat 10 hari, tapi kemungkinan bisa sangat cepat, bisa tiga hari atau lima hari lagi,” ungkapnya.
Arya juga membenarkan, kedatangannya kepada Kemendagri menyerahkan berkas pengunduran WH, sekaligus memfasilitasi sejumlah pejabat dari Pemkot Tangerang.
“Kedatangan pejabat dari Pemkot Tangerang adalah untuk mengetahui secara jelas dan pasti proses pemberhentian Walikota Tangerang,” katanya.
Dalam penjelasannya dari Kemendagri kepada pejabat Pemkot Tangerang, masih menurut Arya, Mendagri akan mengeluarkan dua SK, yakni SK pemberhentian Walikota Tangerang dan SK pengangkatan Wakil Walikota Tangerang sebagai Plt Walikota Tangerang. “Jadi nanti ada dua SK yang akan diterbitkan oleh Pak Mendagri,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Muhadi saat ditemui disela-sela acara soft launching Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten menjelaskan, berkas-berkas terkait pengunduran diri Walikota Tangerang Wahidin Halim telah disampaikan Pemprov Banten kepada Mendagri.
“Berkas pengunduran Walikota Tangerang baru kami sampaikan karena kelengkapan berkas yang bersangkutan dari Pemkot Tangerang baru disampaikan kepada Pemprov Banten belum lama ini. Berkas yang disampaikan tersebut yakni terkait permohonan pengunduran diri WH sebagai Walikota Tangerang,” kata Muhadi.
Muhadi menjelaskan, apabila SK pemberhentian tersebut telah diterbitkan Mendagri, maka secara otomatis yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah. Selanjutnya, dalam aturan, apabila kepala daerah diberhentikan atau berhenti, maka yang menjalankan tugas sebagai kepala daerah adalah wakil. “Nanti juga ada SK-nya dari Mendagri soal itu,” imbuhnya.
Akan tetapi, lanjut Muhadi, apabila dalam Pilkada Kota Tangerang terjadi putaran kedua pada tahapan pemungutan suara, akan dilakukan penunjukkan pejabat pelaksana tugas (Plt). Kendati demikian, melihat dari jumlah perolehan suara melalui penghitungan cepat atau quick count, Muhadi menyatakan tidak mengindikasikan terjadinya putaran kedua. “Dilihat dari perolehan suaranya, sepertinya sudah cukup dan tidak mengindikasikan adanya putaran kedua,” tegasnya. (rus/enk/deddy/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.