RSUD Ditargetkan Beroperasi Awal 2014

TANGERANG, SNOL Harapan masyarakat Kota Tangerang untuk segera menikmati layanan kesehatan gratis secepatnya kembali harus tertunda. Pasalnya hingga saat ini, materi pengerjaan rumah sakit berlantai 8 itu belum selesai. Terlebih kelengkapan alat kesehatan juga belum memadai, serta banyaknya tata ruang yang mengalami perubahan.
Plt Walikota Arief Wismansyah menjelaskan, pihaknya akan berupaya menyelesaikan proyek tersebut hingga rampung 100 persen. Targetnya, RSUD Kota Tangerang ini sudah bisa beroperasi pada awal 2014 mendatang. “Kalau dari segi konstruksi bangunan sudah hampir selesai. Cuma banyak peralatan yang belum masuk, seperti alat kesehatan, obat-obatan dan lain sebagainya. Mudah-mudahan awal 2014 sudah bisa beroperasi,” ujarnya saat meninjau langsung pengerjaan RSUD di kawasan Kelapa Indah, Kamis (19/9).
Menurut Arief, ada beberapa penataan ruang yang belum sesuai. Seperti ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) yang bersebelahan dengan ruangan bersalin. Serta ruang tunggu apotek yang juga belum memadai. “Kami akan buatkan ruang tunggu semi outdoor bagi para pasien yang akan menebus obat. Selain itu, ruang bersalin juga akan dipindahkan dari posisi semula yang bersebelahan dengan ruang NICU,” terangnya.
Diungkapkannya, hingga saat ini masih ada beberapa paket alat yang belum selesai dilelang. “Kalau tidak salah yang baru masuk itu perlengkapan dapur. Selebihnya masih menunggu. Karena ada beberapa yang masih harus melalui tahapan lelang. Bahkan, seperti kasur misalnya, harus melalui tahapan evaluasi ulang. Karena ada beberapa partikel yang kurang sesuai,” terangnya.
Sedangkan, terkait dengan tenaga kerja, mantan Presiden Direktur RS Sari Asih Grup memastikan bahwa untuk tenaga medis dan administrasi yang akan mengoperasikan RS khusus warga Kota Tangerang saat ini telah siap. “Untuk tenaga kerja, semua sudah siap. Bahkan, sambil menunggu pengoperasiannya mereka akan di perbantukan dulu ke beberapa Puskesmas,” tuturnya. RSUD tanpa kelas Kota Tangerang memiliki 8 lantai dengan berbagai poli. Rencananya 300 tempat tidur akan disediakan untuk warga tanpa harus membayar, karena RS ini nantinya akan sepenuhnya dibiayai oleh Pemkot Tangerang. (kiki/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.