Jika Bohong, Adiguna Bakal Dijemput Paksa

JAKARTA,SNOL Pengusaha Adiguna Sutowo mengirim surat dengan alasan sakit sehingga tak bisa memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Selasa (12/11). Dia sejatinya diperiksa sebagai saksi kasus perusakan rumah istrinya, Vika di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur.
Bahkan, Adiguna meminta penundaan pemeriksaan sepekan ke depan atau 19 November 2013. Polisi pun masih mempertimbangkan apakah akan menjemput paksa Adiguna dalam kurun waktu seminggu ini atau sebelum 19 November 2013.
“Penyidik masih menimbang apakah akan jemputĀ  paksa atau menunggu sampai satu minggu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu (13/11).
Rikwanto mengatakan, polisi masih menelusuri siapa, dan dibuat dimana surat keterangan sakit itu. Selain itu siapa yang mengantarkan surat sakit itu juga akan didalami. “Yang jelas kami akan telusuriĀ  apakah benar dia (Adiguna) benar-benar sakit,” ungkap Rikwanto.
Polisi dengan tiga mawar di pundak itu juga menegaskan pihaknya akan menjemput paksa jika dalam penelusuran nanti diketahui bahwa Adiguna berbohong dengan alasan sakit.
Bahkan, polisi akan langsung menyiapkan surat penjemputan paksa itu. “Surat penjemputan disiapkan juga kalau ternyata dia (Adiguna) bohong,” kata pria dengan tiga melati di pundaknya ini.
Pada bagian lain, polisi memastikan memanggil lagi gitaris Band Padi, Piyu untuk digarap sebagai saksi. Rencana Piyu akan diperiksa setelah Adiguna.
Piyu yang diduga kuat adalah suami dari Flo alias Anastasia Florina Limasnax akan diperiksa untuk kedua kalinya.
Sebab, polisi menyatakan ingin mendalami lagi keterangan yang disampaikan Piyu pada saat pemeriksaan pertama beberapa waktu lalu. “Piyu pemanggilannya minggu depan, setelah Adiguna diperiksa. (Pemanggilan Piyu) untuk memeriksa kembali keterangannya, karena dia (Piyu) menyatakan dari 27 November sudah bertemu istrinya,” kata Rikwanto.
Polisi kini masih mencari keberadaan Flo yang telah dijadikan tersangka dalam kasus ini. Rikwanto mengimbau supaya pihak yang mengetahui keberadaan Flo memberitahukan ke penyidik. (boy/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.