Operasional RSUD Terhambat Alkes

Pembangunan Fisik Sudah Rampung
TANGERANG, SNOL Operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang ditargetkan mampu terlaksana pada Januari tahun depan. Pasalnya, hingga kini sejumlah alat kesehatan (alkes) yang akan digunakan untuk melengkapi fasilitas pelayanan masih dalam tahap pelelangan. Direncanakan pengadaan Alkes bisa selesai pada Desember tahun ini. “Ada beberapa alat kesehatan RSUD Kota masih belum selesai tahap lelang. Rencananya Desember sudah rampung,” ujar Plt Walikota Tangerang Arief R Wismasyah, Kamis (14/11).
Dikatakan Arief, pada dasarnya tidak ada hambatan yang begitu berarti dalam proses pembangunan RSUD. Hanya saja ada beberapa perlengkapan dan tata ruang yang harus perbaiki ulang. “Kendala berarti sebetulnya tidak ada. Hanya saja memang ada beberapa alat kesehatan yang harus segera didatangkan dari luar negeri. Dan masih dalam tahapan lelang. Hal itu cukup memakan waktu,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Hidayat mendesak kepada Pemerintah Kota Tangerang agar RSUD Kota segera beroperasi. Karena hingga saat ini, pihak rumah sakit yang ikut bekerja sama dalam program Multiguna sebagian masih membatasi pelayanannya akibat biaya tagihan yang belum bisa dilunasi oleh Pemkot Tangerang.
“Kalau bisa RSUD Kota harus segera dioperasionalisasikan. Karena itu semua guna mengcover banyaknya warga Tangerang yang ingin berobat,” jelasnya. Dikatakan dewan asal PKS ini, pihaknya juga akan segera mengupayakan terkait pencairan anggaran kesehatan untuk bisa segera melunasi tagihan kepada pihak rumah sakit yang ikut serta dalam program Multiguna.
“Semoga dalam waktu dekat sudah bisa dicairkan. Agar bisa dibayar sebagian dan hal itu bisa digunakan sebagai jaminan kepada pihak rumah sakit untuk bisa segera membuka kembali pelayanannya,” jelas Hidayat. Rencananya RSU Kota TangerangĀ  akan dilengkapi dengan 60 kamar inap dimana masing-masing kamar terdapat lima tempat tidur sehingga bisa menampung 300 pasien. Selain itu, RS yang tersedia tanpa kelas ini pun dilengkapi denganĀ  dokter spesialis. Ditanya soal RS tersebut yang tidak dilengkapi dengan pendingin udara atau air conditioner (AC), Arief membernarkan. (kiki/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.