Persikota Terdegradasi

Nasib Bayi Ajaib Diputus di Kongres PSSI
TANGERANG,SNOL Kabar tidak menyenangkan datang bagi penggemar Persikota. Klub asal Kota Tangerang itu kemungkinan besar terdegradasi dari Divisi Utama ke Divisi I PSSI tahun 2014 mendatang.
Informasi tersebut diperoleh tim Asosiasi PSSI Banten dari Sekre­taris PSSI Pusat, Joko Driyono, Senin (20/1) sore saat berkon­sultasi tentang kepengurusan di kantor PSSI, jalan Rasuna Said, Jakarta. Tim PSSI Banten datang dipimpin Ketua Asosiasi PSSI Banten, Fahmi Hakim disertai lima orang lain diantaranya Bedi (sekretaris Persipan Pandeglang), Babay (Manajer Perserang), Samlawi (sekretaris PSSI kab Serang), Teten Hertian (Cilegon) dan Salam Salim (Sekretaris PSSI Cilegon).
Sekretaris Persipan, Bedi me­nyatakan rombongan PSSI Banten sengaja mempertanyakan soal status Persikota kepada Joko Dri­yono dalam pertemuan tersebut. Dia mengaku pertanyaan yang diajukan merupakan amanat PSSI Kota Tangerang dan Persikota Tangerang kepada PSSI Banten.
“Sesuai amanat, kami bertanya kepada Sekjen PSSI, apakah Persikota tetap bermain di Divisi Utama tahun 2014 ini,”ujar Bedi. Pertanyaan tersebut dijawab Joko Driyono.
“Persikota itu yang tidak mengi­kuti kompetisi satu musim kan ? Secara otomatis turun ke Divisi I. Tapi ini belum mutlak, karena ma­sih menunggu kongres 26 Januari mendatang,”ujar Joko seperti diceritakan Bedi kepada Satelit News, Selasa (21/1). Menurut Joko, keputusan mengenai jumlah peserta Divisi Utama, format mau­pun jadwal bergulirnya kompetisi kelas dua di Indonesia itu akan dilakukan pada Kongres 26 Januari 2014 di Surabaya, Jawa Timur.
“PSSI Banten akan memper­juangkan nasib Persikota agar tetap di Divisi Utama. Karena merupakan kebanggaan Banten juga kalau makin banyak klub yang ada di kompetisi tingkat atas,”pungkas Bedi.
Sekretaris Umum Persikota, Baihaki menyatakan, hingga kemarin (21/1), pihaknya be­lum menerima surat dari PSSI Pusat tentang posisi Bayi Ajaib di kompetisi Divisi Utama 2014. Untuk itu, pihaknya akan mengir­imkan surat ke PSSI Pusat untuk mempertanyakan status Persikota, Rabu (22/1).
“Sampai sekarang kami belum menerima surat resmi dari PSSI. Kami tidak ingin bermain isu. Kami akan mempertanyakan ke PSSI soal keberadaan Persikota. Kami harapkan tetap diperke­nankan bermain di Divisi Utama dan siap membentuk tim untuk berkompetisi,”pungkas Baihaki. (gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.