U Turn Tangcity Dibawa ke Polda

TANGERANG, SNOL Menganggap laporannya lambat direspon, Pusat Studi Kajian dan Gerakan Tangerang Raya Institute (TRAINS) membawa permasalahan putaran balik (u turn) depan Tangerang City Mall ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya, mereka terlebih dahulu melapor ke Polres Metro Tangerang Kota, namun hal itu rupanya dianggap tidak cukup.
“Kami belum melihat adanya tindakan konkrit yang diambil, sampai saat ini keterangan yang kami terima masih dalam proses penyidikan dan mediasi,” kata Yudhistira selaku Direktur TRAINS kepada Satelit News, Selasa (21/1) sore.
Syukron, Biro Hukum TRAINS, menambahkan mereka semua menyadari adanya pelanggaran lalu lintas tetapi anehnya belum ditindak tegas. Dia menduga kemungkinan terlalu banyak intrik di dalamnya sehingga masalah tersebut tidak dapat diselesaikan bahkan oleh pengatur regulasi dan penegak hukum sekalipun.
“Pihak Dishub pernah mengeluarkan statement akan menutup u-turn tersebut enam bulan bulan yang lalu dan sampai sekarang belum ada realisasinya, bahkan yang ada jalan malah diperlebar sehingga banyak kendaraan malah parkir di sana. Itulah mengapa kami menaikkan perkara ini sampai tingkat pusat, mungkin jalan ini akan lebih solutif” kata Syukron.
Sebelumnya saat menggelar sidak, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Gunawan mengakui, dalam rekayasa lalulintas memang u-turn tersebut menyalahi aturan. Namun pihaknya hanya mampu menegakkan pelanggaran hukum lalu lintas saja. Untuk penutupan u-turn tersebut, katanya yang berwenang adalah Dinas Perhubungan. “Dalam jangka waktu dekat ini kami akan memanggil seluruh pihak yang terkait untuk mencari solusi yang terbaik, baik dari Dishub, Dinas Pekerjaan Umum, pengelola Tangcity dan pelapor,” ungkapnya kala itu.
Dia juga menambahkan, dalam sidak tersebut, memang masih banyak ditemui pelanggaran lalu lintas seperti u-turn yang dijadikan putaran balik oleh pengendara, kurangnya rambu-rambu lalu lintas seperti larangan parkir di pinggir jalan, angkutan umum yang berhenti sembarang untuk menunggu penumpang, dan tidak ada fasilitas penyeberangan sehingga menimbulkan kemacetan dan sangat membahayakan pengguna jalan. Belum ada konfirmasi dari pihak Tangcity Mall mengenai hal ini. (mg-17/made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.