Dari Balik Sel, Atut Rombak Kabinet

SERANG, SNOL Meski berada dalam Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu Jakarta Timur, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tampaknya masih sakti. Dalam waktu dekat, dia dikabarkan akan segera merom­bak pejabat eselon di lingkun­gan Provinsi Banten.
Kepastian perombakan pejabat eselon itu sendiri disampaikan Kepala Badan Pertimbangan Ja­batan dan Kepangkatan (Baper­jakat) yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Muhadi akhir pekan lalu di Masjid Raya Al-Bantani, Curug Kota Serang. “Nanti akan kita konsultasikan ke beliau, ke gubernur untuk pelan­tikan pejabat,” kata Muhadi.
Ia menjelaskan, saat ini Baper­jakat sudah melakukan kajian terhadap sejumlah pejabat eselon II, III dan IV yang ada di Pem­prov Banten. “Semuanya dikaji, dan Baperjakat selanjutnya akan menyampaikan hasil kajiannya ke beliau (Atut),” ungkapnya.
Sayang, Muhadi enggan mer­inci kapan kepastian pelantikan tersebut dilakukan. Tapi dipas­tikan perombakan kabinet Atut itu dilakukan secepatnya. “Mu­dah-mudahan secepatnya, dan nanti yang menandatangani SK pelantikannya beliau karena be­liau masih gubernur,” ujarnya.
Meski ada sejumlah pejabat
eselon II yang saat ini dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt) seperti Kepala Dinas Kesehatan (Din­kes) Banten dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Muhadi men­gaku tidak akan mengganti atau mencopot Kepala Dinas Sum­ber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Provinsi Banten, Iing Suargi yang telah ditetapkan ter­sangka oleh penyidik Polda Ban­ten. “Itu kan (Iing) baru disangka belum ada kebenarannya, jadi tidak masalah,” jelas Muhadi.
Muhadi menegaskan, perom­bakan jajaran pejabat eselon II, III dan IV yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini guna men­goptimalkan kinerja pembangu­nan yang telah ditetapkan pada tahun 2014. “Untuk optimalisasi, Insya Allah semuanya dilakukan secepatnya,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Mu­hadi mengungkapkan pada awal 2014 akan segera melakukan pelantikan sejumlah pejabat es­elon III di lingkungan Pemprov Banten. Sementara untuk eselon II dan IV akan dilakukan setelah pelantikan eselon III selesai. Se­mentara itu ada dua orang peja­bat eselon II yang saat ini diber­hentikan oleh Atut yakni, Kepala Dinkes Banten, Djaja Buddy Suhardja dan Erik Syhebudin Kepala Disnakertrans.
Djaja diberhentikan dari ja­batanya sebelum masa perpan­jangan kedua habis, sedangkan Erik diberhentikan karena saat ini menjadi tahanan Kejati Ban­ten di Rutan Pandegla ng, karena tersangkut kasus korupsi Pilgub Banten 2011 yang merugikan keuangan negara hingga mili­aran rupiah. (rus/igo/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.