Warga di Dataran Tinggi Gigit Jari

Tak Bisa Nikmati Air Bersih PDAM Tirta Multatuli
LEBAK,SNOL Dari 190.000 kepala keluarga (KK) dan calon pelang­gan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Multatuli (TM) di wilayah Kecamatan Rangkasbi­tung, sekitar 18.500 diantaranya hingga saat ini belum terpasang instalasi air bersih. Salah satunya penyebabnya adalah demografi wilayah yang notabene berada di dataran tinggi.
“Paling banyak belum terpa­sang instalasi PDAM adalah di beberapa kampung yang berada di Kelurahan Cijoro Lebak. Lo­kasinya berada di dataran tinggi, pipa PDAM tidak bisa menarik air dari sumbernya yang berada di Kampung / Desa Pabuaran, yang notabene berada di dataran sangat rendah,” kata Kabag Pelayanan dan Langganan PDAM TM Kabu­paten Lebak, Tb Jumhana, di ruang kerjanya, Rabu (12/3).
Akibat belum terpasangnya jaringan PDAM, mayoritas warga tersebut masih menggunakan air Sungai Ciujung untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. “Ada juga warga yang ikut ke para tetangganya yang terpasang PDAM dan memiliki air sumur sendiri, ada juga yang membuat pompa air melalui sumur artesis dan lain-lain,” kata Jumhana.
Guna menekan tingginya warga yang belum menikmati air bersih khususnya di wilayah Rangkasbi­tung, PDAM TM, kata Jumhana, akan memasang pipa-pipa induk di wilayah yang sama sekali tidak ada instalasi jaringan PDAM-nya. “Kita akan upayakan,” ujar Jumhana, seraya mengakui PDAM TM memiliki lima cabang yakni PDAM Cabang Rangkasbitung, Malingping, Sajira, Cipanas dan Bayah.
Ade Katmadi (42) salah satu warga di Kelurahan Cijoro Lebak yang belum memiliki sarana air bersih mengaku, dirinya bersama warga lain sering mangajukan pemasangan instalasi air bersih ke PDAM TM namun belum ditanggapi. “Alasan PDAM TM katanya yang ngajukan harus banyak, jangan satu-satu,” pa­parnya.
Sementara warga di Kelurahan Cijoro Lebak yang lain yakni Mulyani (39), mengaku dirinya tak memasang jaringan PDAM karena tidak bisa membayar uang pema­sangan jaringan baru sebesar Rp 770 ribu. “Harusnya memang ada keringanan untuk membantu warga yang penghasilannya cukup kecil seperti saya,” jelasnya. (ahmadi/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.