Gunung Slamet Meletus Sudah 5 Kali

PEMALANG,SNOL Aktivitas Gunung Slamet terus meningkat. Kemarin (26/3) gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meletus lima kali dengan ketinggian 500-1.000 meter dan condong ke barat. Letusan gunung tersebut ditandai dengan asap putih kecokelatan serta kehitaman.
Selain itu, suara gemuruh kerap terdengar saat malam. Seiring dengan letusan tersebut, gempa embusan dan letusan juga sering muncul dengan amplitudo yang berbeda-beda.
Berdasar data yang didapatkan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi (PVMBG) di pos pengamatan Gunung Api Slamet Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, cuaca kemarin pada pukul 00.00-06.00 WIB mendung dan angin tenang.
Selain itu, tampak asap putih tebal setinggi 400-600 m. Sementara itu, terjadi 50 kali gempa embusan dengan amplitude maksimal (amk) 5-33 mm selama 12-140 detik dan 10 kali gempa letusan amk 7-53 mm yang berlangsung selama 10-50 detik.
Pada pukul 06.00-pukul 12.00 WIB, cuaca di kawasan tersebut mendung serta berangin tenang. Embusan asap putih tebal setinggi 100-700 meter. Selain itu, terjadi 5 kali letusan asap kelabu dengan ketinggian 500-1.000 m dan condong ke barat. Sebanyak 70 kali gempa embusan dengan amk 4-24 mm selama 11-110 detik dan 7 kali gempa letusan dengan amk 16-41 mm selama 35-76 detik.
Dengan demikian, status Gunung Slamet masih waspada. Aktivitas warga pun dihentikan di radius 2 km karena dinilai belum aman. Apalagi aktivitas gunung tersebut meningkat. Imbauan maupun informasi terkini terus disampaikan kepada masyarakat. Terutama yang tinggal di sekitar wilayah Gunung Slamet.
“Masyarakat tetap tenang. Sebab, apa pun yang mereka dengar sebelumnya memang sudah terpantau di pos pengamatan Gunung Slamet Gambuhan melalui alat pendeteksi. Jadi, bahaya atau tidaknya akan selalu disampaikan,” ungkap Sukedi, pengamat di pos pengamatan Gunung Slamet Gambuhan. (maf/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.