Joget Seksi Saat Kampanye Tak Dilarang

JAKARTA,SNOL Kampanye terbuka yang sudah digelar sejak 16 Maret lalu banyak dimanfaatkan caleg dan partai politik untuk menyampaikan program dan visi-misi. Tapi tak sedikit juga yang lebih menonjolkan aksi hiburan tak senonoh dengan menampilkan artis dangdut berpenampilan seksi bergoyang memancing birahi.
Kini foto dan video aksi penyanyi dangdut tersebut saat menjadi pengisi hiburan di acara kampanye sudah banyak beredar luas dikalangan masyarakat, terutama melalui media sosial.
Anggota Bawaslu RI, Nelson Simanjuntak menegaskan, bahwa aksi pedangdut tersebut bukan termasuk pelanggaran pemilu.
“Kan kalau joget-joget di panggung tidak ada UU Pemilu yang mengatur itu. Kecuali misalnya soal pornoaksi kan itu harusnya Polisi yang nanganin melalui pidana khusus, bukan menjadi tugas Bawaslu,” kata Nelson kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (28/3).
Bawaslu menurut Nelson hanya sebatas mengingatkan dan memberi himbauan moral saja, tapi tidak ada kewenangan untuk memberikan sanksi.
Jelas dia, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga pernah melaporkan tindakan erotis yang dilakukan penyanyi dangdut tersebut kepada Bawaslu. Tapi menurut Nelson mengurus artis dangdut erotis bukan kapasitas KPAI.
“Jadi sekarang kami dianggap kayak malaikat saja sekarang ini. Bahwa kalau ada apa-apa soal pemilu, harus Bawaslu yang menangani. Orang joget-joget erotis di panggung dinilai kami tidak bekerja. Nanti orang cium-ciuman saat kampanye, Bawaslu juga nanti yang disuruh. Jangan sampai nanti kami frustasi, bunuh diri semua,” seloroh Nelson. (rus/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.