Oknum Satpol PP Bekingi Pembangunan Rumah Mewah

SERPONG,SNOL Ketua Inves­tigasi LIRA Kota Tangsel, Jeffry menuding ada oknum pegawai Satuan Polisi Pamong Praja yang membekingi pembangunan rumah mewah.
Walau telah disegel lantaran ti­dak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pembangunan rumah yang terletak di Jalan Pinka Sektor 1.4 Blok U H Nomor 1 sektor 1.2 BSD, Kelurahan Rawa Buntu, Serpong tetap diturunkan karena mendapat bekingan dari BS oknum pegawai Satpol PP tersebut.
Jefri mengungkapkan, ketika itu dia ingin ke kantor sekretariat lembaganya yang tak jauh dari lo­kasi proyek, dirinya melihat ban­gunan rumah tinggal yang telah disegel oleh Badan Pelayanan Per­izinan Terpadu (BP2T) setempat namun masih ada aktifitas pem­bangunan. “ proses . “Pelaksana bernama pak Atmo disuruh tetap melanjutkan pekerjaan pemiliknya yang bernama Budi walau belum mengantongi kelengkapan doku­men IMB,” kata Jeffry.
Dari atmo inijuga lanjut Jefri, dirinya mengetahui jika BS yang menjadi beking pembangunan ini mengaku sebagai Ketua Satpol PP “Mirisnya, setelah diselidiki ternyata status oknum tersebut hanya sebagai TKS (Tenaga Kerja Sementara),” terang Jeffry.
Jeffry menyayangkan, tugas pokok dan fungsi aparat Praja Wibawa adalah sebagai penegak peraturan daerah (Perda) telah di­coreng oleh oknum tersebut. “ Pa­dahal sudah sangat jelas, pemilik bangunan telah melanggar Perda Nomor 14 Tahun 2011 mengenai Penyelenggaraan Retribusi IMB,” ungkapnya.
Dilain pihak, saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Azhar Syam’un mengaku, belum mengetahui kejadian tersebut. “Infonya masih kami dalami dulu. Jangan hanya simpang siur juga berkembang dilapangan,” katanya.
Dia menjanjikan, hari ini (28/4) akan memanggil yang bersang­kutan, untuk mengklarifikasi kabar tersebut. “Rencananya saya akan selidiki kebenarannya. Jika memang benar, yang bersangkutan tentu akan mendapatkan sanksi yang tegas,” pungkasnya. (prami­ta/hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.