6 Mesin Diangkat, Pasokan Air PAM Terhenti

Water Intake PT Tirta Cisadane Kebanjiran

SERPONG,SN—Water Intake milik Perusahaan Air Minum PT Tirta Cisadane Serpong yang berada di Kampung Momonggor RT.001/01 Desa Keranggan Kecamatan Setu Kebanjiran saat air sungai Cisadane meluap. Aktivitas penyaringan sampah dan penyedotan air 3500 liter perdetik itu pun dihentikan sementara dan sekitar 6 mesin diangkat dan dipindahkan ke tempat aman.

Sungai Cisadane mulai meluap Sabtu malam sekitar pukul 11.00 Wib. Luapan mulai merambah gedung water intake pada Minggu sikitar pukul 00.00 Wib. Pantauan di lokasi, para pegawai tampak sibuk melakukan antisipasi dan mengamankan aset-aset perusahaan di water intake.

Salah satu sumber Satelit News di lokasi mengatakan. Akibat luapan air itu akitivitas penyaringan sampah terpaksa dihentikan. Mesin pompa airpun dimatikan. Bahkan 6 mesin terpaksa diangkat dan dipindahkan ke tempat aman lantaran luapan air sungai Cisadane sudah masuk ke dalam gedung water intake. Guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, listrik pun terpaksa dimatikan. “Akibat banjir tersebut, malam itu perusahaan terancam tidak bisa memasok air bersih ke Jakarta,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya itu.

Salah satu pegawai PT Tirta Cisadane Serpong, Arman, saat dihubungi melalui telepon genggamnya mengaku sudah mendapat informasi terkat water intake yang kebanjiran. Para petugas sudah dikirim ke lokasi untuk membantu menangani bencana tersebut. “Saya sudah dapat informasinya. Di sana sudah ada Pak Sutopo bersama para pegawai lainnya. Saya sendiri terus memonitor perkembangannya,” tutur Arman, kepada Satelit News. (Jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.