Pengangkutan Sampah Tidak Maksimal

DKPP Berdalih Banyak Armada Yang Rusak

TANGERANG,SN— Pengangkutan sampah di wilayah Kabupaten Tangerang tidak maksimal. Dinas Kebersihan Petamanan dan Pemakaman (DKPP) setempat berkilah, saat ini puluhan kendaraan operasional pengangkut sampah mengalami kerusakan.

“Dari 117 kendaraan operasional angkutan sampah yang melayani seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, 11 unit diantaranya rusak berat dan tidak bisa dipakai operasi,” kilah Fachrul Rozi, Kapala Bidang (Kabid) Operasional DKPP, Kabupaten Tangerang. kemarin (8/6).

“Sementara, 106 kendaraan yang beroperasi juga 50 persennya mengalami kerusakan ringan. Namun tetap kami paksakan untuk dipakai angkutan sampah karena kaitan dengan palayanan kepada masyarakat,” katanya.

Berdasarkan data yang didapat, kendaraan yang rusak berat dan tidak bisa dipakai ada di 3 Unit Pelayanan Teknis (UPT) serta Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Bahkan di TPA Jatiwaringin, ada 3 alat berat jenis Loader dan excavator yang rusak parah.

“Kami kesulitan untuk melakukan perawatan kendaraan operasional karena pemeliharaan berdasarkan ATPM kendaraan. Sementara, dioperasional ada beberapa merek ATPM seperti Isuzu, Toyota, Mishubishi, Hiyundai, Nissan. Sedangkan yang baru kerjasama pemeliharaan baru dari Isuzu saja,” papar Rozi.

Sedangkan ATPM lain saat ini pihaknya masih kesulitan untuk kerjasama lantaran ada yang proses negosiasi dan mencari ATPM seperti produk Hiyundai. “Yang saat ini kami butuhkan adalah kendaraan derek truk sampah untuk menderek kendaraan yang rusak atau mogok di jalan. Selama ini kalau kendaraan rusak di jalan dan mogok, kami lakukan perbaikan langsung di jalan. Akibatnya, tidak jarang menimbulkan kemacetan,” tegasnya. (jpnn/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.