Bayi Hidup Dibuang dalam Plastik

KELAPA DUA,SNOL—Warga Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapa Dua dihebohkan penemuan bayi laki-laki terbungkus plastik di jalan Raflesia G9 Nomor 18 RT04/05, Jumat (5/9). Saat ditemukan bayi tersebut sedang menangis dan masih terlilit tali pusar serta ari-ari di perutnya.

            Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Awaludin Amin mengungkapkan, bayi malang tersebut ditemukan oleh Randi warga Bencongan ketika hendak melaksanakan sholat subuh. Kemudian dirinya mendengar suara tangisan bayi tak jauh dari rumahnya. Karena penasaran, Randi pun mencari sumber suara tersebut. Namun, dirinya terkejut mendapati sumber suara tersebut bukan dari rumah warga ataupun tetangganya, melainkan dari bungkusan plastik berwarna putih di tepi jalan Raflesia G9 Nomor 18.

            Randi kemudian minta tolong sama warga setempat untuk memeriksa plastik tersebut, ternyata saat dibuka ada bayi laki-laki dengan kondisi terlilit tali pusar dan ari-ari di perutnya. Spontan, warga yang penasaran berdatangan ke lokasi penemuan bayi tersebut. Selanjutnya Randi beserta warga langsung melaporkan penemuan bayi ini ke Polsek Kelapa Dua agar segera ditindak lanjuti siapa orang tua bayi tersebut.

            “Saat ditemukan bayi itu masih ada ari-arinya dan dibalut kain warna coklat dan sarung bantal warna krem, serta sarung guling warna biru. Banyak warga dan anggota kepolisian yang ingin merawat bayi malang tersebut, karena di samping bayinya lucu juga laki-laki. Saat ini bayi tersebut masih dirawat oleh penemu awal yaitu saudara Randi yang kebetulan istrinya juga seorang perawat di Puskesmas Kanci,” ujar Awaludin kepada Satelit News, kemarin.

            Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan siapa orang tua bayi yang tega membuang bayi tersebut. “Jika ada warga yang mencurigakan segera untuk melapor agar semuanya cepat terungkap. Anggota Polsek Kelapa Dua juga siap untuk merawat bayi tersebut jika warga tidak mau merawatnya,” pungkasnya. (harso/aditya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.