3 Sahabat Tewas Ditabrak Mobil

TANGERANG,SNOL Nasib nahas menimpa tiga sahabat asal Kampung Mangga RT 02/02 Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Persahabatan Ahmad Mustakim, Rianto dan Japra berakhir tragis setelah ketiganya tewas ditabrak mobil saat melawan arah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jumat (2/9) dinihari.

Insiden kecelakaan maut tersebut terjadi pada pukul 03.45 WIB di Jalan Perintis Ke-merdekaan, tepatnya di Musalla Al-Amin Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang.

Awalnya, mobil Suzuki Ertiga dengan plat nomor B-1913-CFN yang dikendarai Rian melintas dari arah Cikokol menuju Lampu Merah Unis Tangerang. Tiba-tiba saja, datang sepeda motor Honda Beat warna hitam dari arah berlawanan yang dikendarai oleh Ah-mad Mustakim bersama kedua temannya.

Kecelakaan pun tidak dapat dihindari. Ketiga sahabat yang tinggal di satu RT itu terkapar di lokasi kejadian dengan penuh luka. Warga sekitar yang ingin menjalani ibadah Salat Subuh maupun pengendara yang melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan langsung berhenti untuk menolong korban. Namun nyawa ketiganya sudah tidak bisa tertolong.

Sopir mobil, Rian berhasil selamat dari kecelakaan maut tersebut. Dia hanya mengalami shock usai mobilnya ditabrak dari arah yang berlawanan. Setelah mendapat informasi kecelakaan, tak berselang lama kepolisian datang ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian.

Ketiga korban selanjutnya dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang dan pengendara mobil dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota untuk dimintai keterangan. Terlihat sepeda motor korban mengalami kerusakan yang sangat parah. Begitu pun mobil yang ditabrak mengalami kerusakan di bagian depan sebelah kiri.

Endi, warga yang tinggal di belakang masjid menuturkan saat kejadian jalanan sedang sepi. Setelah tabrakan, tubuh tiga pengendara motor terpental. Jarak antara ketiganya dengan mobil kurang lebih empat meter.

“Posisi korban berpencar. Ada yang di sebelah kiri jalan, terus ada yang di tengah dan ada yang di kanan jalan,”ungkapnya.

Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Afrizal menerangkan, kronologis kecelakaan maut itu berawal dari sepeda motor yang melawan arah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. Pengendara sepeda motor tersebut juga berbonceng tiga dan langsung tewas ditempat setelah terjadi tabrakan.

“Pengendaranya Ahmad Mustakim, berboncengan dengan Rianto dan Japra. Mereka menabrak mobil suzuki B-1913-CFN sebagai korban yang dikendarai oleh Rian. Dia mengemudi seorang sendiri dan tidak ada luka-luka, hanya mobil saja yang hancur bagian depan,” terang Afrizal saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Saat petugas datang, ketiga korban dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang dan petugas menggelar olah tempat kejadian perkara. Sopir kendaraan pribadi juga dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk dimintai keterangan.

“Sopirnya sudah di BAP (Berita Acara Pemeriksaan,red), tapi tidak perlu ditahan karena sopirnya juga termasuk korban. Sopir tersebut sudah benar karena berada di jalurnya, yang salah motor karena melawan arah,” ungkap Afrizal.

Afrizal menerangkan, pengemudi kendaraan pribadi juga tidak ada indikasi minuman beralkohol, narkoba dan segala macam lainnya. Sementara korban yang merupakan satu RT sudah diambil jenazahnya oleh RT setempat setelah meminta surat pengambilan jenazah.

“Kita belum monitor ketiga korban dari mana. Kita ingin telusuri pihak keluarga spesifikasi korban, tapi kondisinya saat ini masih berduka. Jadi kita tangani kecelakaannya saja,” tutur Afrizal.(uis/gatot/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.