Stok Bantuan Darurat Kebencanaan Cukup

BPBD Lebak Tingkatkan Koordinasi Dengan Relawan Kecamatan

RANGKASBITUNG, SNOL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak meng­klaim, stok bantuan kedaruratan ke­bencanaan hingga kini masih cukup. Yang tersedia diantaranya, beras, mie instan, lauk pauk, kecap, saus, peralatan dapur, tikar, serta pakaian balita.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Kaprawi mengatakan, bantuan un­tuk kebencanaan yang ada di gudang belum pernah mengalami kekuran­gan. Sehingga, bila terjadi bencana alam yang merugikan masyarakat, kesiapan bantuan selalu tersedia.

Bahkan, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam akibat cuaca ekstrim yang saat ini sedang melanda Lebak, stok ban­tuan yang dipersiapkannya masih sangat cukup. “Kami belum pernah kekurangan stok bantuan,” klaim Kaprawi kepada Satelit News, Jumat (17/11).

Ditambahkannya, selain stok ban­tuan untuk masyarakat yang tertimpa bencana alam, pihaknya juga selalu rutin menyiagakan semua sarana prasarana pendukung un­tuk penanggulangan bencana alam, maupun jenis bencana lainnya, sep­erti perahu karet, alat selam, mesin potong dan lain-lainnya.

“Sarana prasarana pendukung un­tuk penanganan bencana selalu siap. Kapanpun dibutuhkan, tinggal ambil dan siap guna,” tegasnya.

Tidak hanya peralatan, pihaknya juga selalu mendesak kepada re­lawan BPBD yang tersebar di 28 Ke­camatan, untuk lebih siaga dalam menghadapi bencana. Mengingat, relawan sebagai ujung tombak penanggulangan bencana.

“Kita selalu berikan motivasi ke­pada para relawan, agar lebih siaga menghadapi bencana. Data yang akurat, harus selalu dikoordinasikan dengan cepat,” tandasnya.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak, Madlias menambahkan, setiap stok bantuan sudah berkurang, pihaknya selalu berkoordinasi dengan BPBD Provin­si Banten untuk penambahan logis­tik. Oleh karena itu, setiap bulannya khususnya disaat menghadapi cuaca ekstrim yang bisa saja menimbulkan bencana alam, pihaknya selalu me­nyiapkan stok bantuan yang cukup.

“Bukan berarti kami mengingink­an ada bencana, tapi antisipasi sejak dini sangat perlu. Mengingat, Lebak merupakan salah satu daerah yang rawan bencana, baik bencana alam longsor, banjir, putting beliung dan jenis bencana lainnya,” imbuhnya. (mulyana/mardiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.