SDN Sadah Mirip Sekolah Zaman 60-an

Gubernur Wahidin Janji Segera Bantu Perbaikan

KAB SERANG, SNOL—Gedung SD Negeri Sadah mendadak jadi so­rotan banyak orang. Video you­tube berjudul surat untuk gu­bernur Banten yang ditulis dan dibacakan Devi Marsya, salah satu siswa SD di Desa Kaseran­gan Kecamatan Ciruas, Kabu­paten Serang pada 28 Oktober 2017 lalu mampu mengetuk hati. Gubernur Banten Wahidin Halim kemarin mengunjungi sekolah rusak tersebut.

Wahidin tiba di SD Negeri Sadah seusai menjadi pem­bina upacara peringatan Hari Korpri di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Serang. Dia tiba sekira pukul 09. 00 WIB dengan di­dampingi Asda II Pemprov Banten Ino S Rawita dan Rek­tor Untirta Soleh Hidayat. Mer­eka langusng melihat-lihat ru­ang kelas yang rusak parah.

“Ini zaman tahun 60 an tem­pat saya (sekolah). Saya tahun 60-an belajar tempat yang kay­ak begini,”kata Wahidin seusai memasuki ruangan kelas.

Puluhan murid-murid yang sedang belajar saat itu di­berikan semangat oleh gu­bernur agar semangat belajar meskipun kondisi sekolah rusak.“Mudah-mudahan kamu jadi gubernur. Makanya kamu berjuang terus, karena dengan sekolah kamu bisa mening­katkan pengetahuan, dengan sekolah kamu bisa bermanfaat bagi orang lain, bagi negara, bagi bangsa dan bagi kedua orangtua,” katanya.

Kunjungan Wahidin ke SDN Sadah dilakukan setelah me­lihat tayangan di youtube dan media sosial lainnya dimana salah seorang siswa SD mem­buat surat dan ditujukan ke Gubernur Banten agar mem­perbaiki sekolahnya yang rusak. “Tetep belajar, jangan karena ini nanti malas seko­lah. Tuntutlah ilmu setinggi-tinnginya,” kata Wahidin di hadapan siswa.

Terkait kerusakan sekolah, WH langsung merespon dan berjanji akan segera mem­bangun sekolah tersebut dan berkoordinasi dengan Pemk­ab Serang.“Melihat keadaan seperti ini saya sangat kecewa karena menyangkut pendidi­kan, bagi saya masalah pendi­dikan adalah panggilan jiwa, saya tidak mau anak-anak Banten merasakan bangunan sekolah yang kurang mema­dai” katanya.

Menurut Gubernur, meski­pun ini sudah dianggarkan oleh Pemkab Serang karena SD merupakan kewenangan kabupaten/kota, tetapi Pem­prov Banten akan membantu memecahkan masalah pendi­dikan yang ada di Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.

“Kita sudah menyediakan dana untuk membangun sekolah-sekolah yang rusak berat, termasuk dari CSR dan dana-dana hibah. Namun setelah sampai di SD Sadah saya mendapat informasi dari pihak sekolah, bahwa seko­lah tersebut digusur oleh Pemkab Serang, akhirnya anak-anak sekolah SD Sadah menumpang di Madrasah milik yayasan. Saya langsung menghubungi pihak yayasan untuk membangun madrasah sebagai tumpangan semen­tara sebelum SD Sadah selesai dibangun. Tapi pihak yayasan tidak mau karena takut siswa SD merasa keenakan menum­pang di SD Sadah, tapi kita akan secepatnya koordinasi dengan komite sekolah kepala desa dan camat” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindik­bud) Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya memastikan SDN Sadah yang berlokasi di Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang segera dibangun. Menurut­nya, Bupati Serang telah mem­berikan perhatian khusus dan memerintahkan untuk segera dibangun gedung yang baru.

“Ibu Bupati sudah mengun­jungi para siswa yang saat ini menumpang di sekolah ma­drasah tersebut. Tidak benar jika ada pemberitaan bahwa para siswa menempati tempat bekas kandang binatang,” kata Asep, Rabu (29/11).

Asep menjelaskan, awal­nya direncanakan pem­bebasan lahan SD Sadah melalui APBD Perubahan 2017, Detail Engineering Design (DED) untuk ge­dung baru SDN Sadah pun sudah dibuat. Namun ter­dapat kendala, dimana pe­milik lahan menawarkan dengan harga tinggi, sekira Rp500.000 per meter per­segi, sementara tim ap­praisal sudah menetapkan dengan nilai tertinggi sekira Rp255.000 meter persegi.

“Lahan yang dituju untuk di­bebaskan sudah mendapatkan kajian tim appraisal dengan target yang dibebaskan sel­uas 4.447 meter persegi. Ang­garan yang disiapkan sekira Rp1.064.119.500. Tapi akh­irnya pembebasan lahan batal tahun ini,” katanya.

Namun, kata dia Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang sudah mengusulkan agar anggaran yang ada diluncurkan tahun depan.” Sudah diproyeksi­kan lahan yang baru, meski tidak seluas lahan sebelum­nya. Insya Allah, SDN Sadah akan dibangun tahun 2018,” pungkasnya. (sidik/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.