Pekan Depan, Lahan Alun-alun Dibayar

CILEGON, SNOL – Pemkot Cilegon bersama PT Krakatau Steel bersepakat menjadwalkan proses pelepasan dan pembayaran aset helipad yang diproyeksi sebagai Alun-alun. Kesepakatan pelepasan aset dan pembayaran itu disepakati akan dilakukan pada hari Senin,  11 Desember 2017, pekan depan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon, Aziz Setia Ade mengatakan, jadwal pelepasan dan pembayaran lahan Alun-alun seluas 31.800 meter persegi sebesar Rp21 miliar, telah disepakati bersama antara Pemkot dan KS. Penandatangan pelepasan aset hellyped yang akan berpidah tangan dari KS ke Pemkot, rencananya akan dilaksanakan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Cilegon.

“Kita rencanakan hari senin, minggu depan, SPH (Surat Pelepasan Hak, red) dan pembayarannya. Rencananya akan dilaksankan di BPN,” ungkap Aziz kemarin.

Sebelum pelaksanaan itu, pihaknya perlu berkonsultasi dengan pihak BPN terlebih dahulu terkait dengan sejumlah persyaratan yang perlu ditempuh untuk pelepasan aset tersebut. Hal itu perlu dipenuhi agar proses pelepasan dan pembayaran tidak terkendala.  “Kita rencananya akan BPN cilegon besok, untuk meminta pesyaratan apa yang harus kita penuhi saat pelepasan hak. Artinya, kita harus berkonsultasi dahulu ke BPN, terkait apa yang perlu dipenuhi,” imbuhnya.

Terkait dengan pembayaran, masih kata Aziz, pola yang akan ditempuh yakni melakukan pembayaran kepada pihak KS sejumlah nilai yang telah disepakati. Nilai kesepakatan itu akan diproses secara transfer dari rekening pemerintah Kota Cilegon ke Rekening milik KS. “Betul. Pembayarannya nanti akan dilakukan dari rekening pemkot ke rekening ks senilai 21 miliar,” terangnya.

Disinggung soal proyek pembangunan Alun-alun yang saat ini berjalan, Aziz menyatakan, jika progres penyelesaian proyek telah mencapai 85 persen.  Beberapa yang akan dikebut yakni finalisasi konstruksi, penanaman pohon dan pemasangan struktur air mancur.

“Progres Alun-alun saat ini sudah mencapai 85 persen di konstruksinya dan penanaman pohon. Air mancur saat ini baru instalasi saja,” ujarnya.  Sementara, Sekertaris Perusahaan PT Krakatau Steel, Suriadi Arief mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Pihaknya perlu memastikan d internal terkait informasi rencana penandatangan pelepasan aset helipad KS ke pemkot Cilegon.  “Saya musti cek dulu, karena ada timnya disitu. Tetapi sepanjang pengetahuan saya, belum. Tapi supaya tidak salah, pastinya, detailnya, saya akan mencari dulu diinternal untuk informasi itu,” tandas Suriadi.(nal/eky/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.