Aziz Batal Jadi Ketua DPR

Ditolak 60 Anggota Fraksi Golkar

JAKARTA,SNOL— Aziz Syamsudin batal menjadi Ketua DPR RI mengganti­kan posisi Setya Novanto. Dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR, Senin (11/12), surat dari Setya Novanto soal pengunduran dirinya sebagai Ket­ua DPR dan penunjukan Aziz sebagai penggantinya hanya dibacakan, tanpa ada pelaksanaan.

“Yang dibacakan ada nomor dan perihal (surat),” kata Ketua Fraksi Gol­kar Robert J Kardinal usai rapat Bamus.

Robert menegaskan tidak ada pelan­tikan Aziz Syamsuddin di rapat paripur­na DPR hari ini. “Surat (penunjukan) Aziz tetap dibacakan, tapi tidak ada pelaksanaannya,” ujarnya.

Terpisah, Aziz sendiri tidak masalah penunjukannya sebagai Ketua DPR oleh Setya Novanto belum disetujui. Dia juga mengaku tidak ingin politik menjadi gaduh. “Ya biar tidak gaduh, saya tidak mau politik menjadi gaduh. Bagi saya tidak ada masalah, lihat me­kanisme dan prosedur saja,” kata Aziz usai rapat Bamus DPR, Senin (11/12).

Menurut Aziz, pengunduran diri No­vanto sebagai Ketua DPR merupakan respons atas permintaan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan publik. Nah, sekarang Novanto sudah mengun­durkan diri sebagai ketua DPR.

Kemudian, surat pengunduran diri sebagai Ketua DPR sudah disampai­kan. Novanto dalam kapasitasnya se­bagai ketua umum Golkar juga sudah menunjuk Aziz sebagai ketua DPR. Na­mun, supaya kegaduhan proses transisi tidak meluas akibat adanya perbedaan internal, rapat Bamus DPR menyepaka­ti menunda membacakan surat penun­jukan Aziz di rapat paripurna.

Dia mengatakan, pimpinan DPR nanti akan menyurati pimpinan fraksi supaya melakukan konsolidasi internal partai berlambang pohon beringin hitam itu. “Nantilah sampai Januari,” kata Aziz soal deadline pembahasan internal Golkar.

Apakah akan diputuskan setelah mu­naslub Golkar? Aziz mengaku belum tahu. Yang jelas, kata dia, harus dibe­dakan antara permasalahan di DPR dengan internal Golkar. Sekarang ini yang dibahas adalah persoalan di DPR.

Supaya masalah selesai mengingat ada dua surat yang masuk ke pimpi­nan, yang satu dari Ketua Fraksi Golkar Robert Kardinal dan satu lagi dari Sek­retaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang, maka diberikan kesempatan kepada in­ternal partai berlambang pohon berin­gin untuk melakukan konsolidasi.

Aziz mengatakan mulai hari ini (kemarin,Red) atau sejak pengunduran diri Novanto, maka posisi ketua DPR ko­song. “Untuk plt (pelaksana tugas) nanti pimpinan DPR yang akan merumuskan seperti apa,” katanya. (boy/jpg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.